Dinas Pertanian Pastikan Sektor Pertanian Pulih Pascabencana di Cisolok dan Cikakak

- Admin

Senin, 3 November 2025 - 14:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi memastikan sektor pertanian di wilayah Cisolok dan Cikakak segera pulih pascabencana

Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi memastikan sektor pertanian di wilayah Cisolok dan Cikakak segera pulih pascabencana

GELIATMEDIA.COM – Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi turut hadir dalam rapat evaluasi penanganan bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Kecamatan Cisolok dan Kecamatan Cikakak.

Rapat yang dipimpin oleh Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas di Kantor Kecamatan Cisolok, Jumat (31/10/2025), membahas efektivitas pelaksanaan masa tanggap darurat serta langkah strategis menuju fase transisi pemulihan.

Kegiatan evaluasi ini juga dihadiri oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi, Kapolres Sukabumi, unsur Forkopimda, Forkopimcam, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait, termasuk Dinas Pertanian.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin, menyampaikan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu yang terdampak bencana, khususnya pada lahan sawah dan kebun warga di wilayah lereng dan bantaran sungai. Namun, berdasarkan hasil pemantauan, sebagian besar lahan sudah dapat kembali difungsikan.

Baca Juga :  Bapperida Kabupaten Sukabumi Apresiasi Pengabdian Polri pada Hari Bhayangkara Ke-80

“Tim kami telah turun ke lapangan untuk melakukan pendataan terhadap lahan pertanian terdampak. Alhamdulillah, sebagian besar sawah dan kebun dapat segera dipulihkan. Kami pastikan proses penanganan dilakukan cepat dan tepat,” ujar Aep Majmudin.

Aep menjelaskan bahwa Dinas Pertanian telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mendukung masa transisi pemulihan, antara lain pemberian bantuan benih, pupuk, dan perbaikan sarana pertanian bagi kelompok tani terdampak.

Baca Juga :  Kadis Pertanian Dukung Semangat Kebersamaan Lewat Malam Keakraban Harmoni Budaya HJKS ke-155

Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat guna memastikan pasokan pangan tetap stabil.

“Tujuan kami bukan hanya memulihkan lahan, tetapi juga menjaga keberlanjutan produksi dan ketahanan pangan daerah. Para petani harus segera kembali berproduksi agar ekonomi masyarakat cepat pulih,” jelasnya.

Lebih lanjut, Aep mengapresiasi kerja sama lintas sektor yang terjalin selama masa tanggap darurat. Menurutnya, koordinasi yang solid antara pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam mempercepat penanganan di lapangan.

Baca Juga :  Kepala DPKP Sukabumi Apresiasi Petugas Pemadam di Hari Buruh 2025

“Kolaborasi yang kuat membuat proses pemulihan berjalan lebih efektif. Kami di Dinas Pertanian akan terus mendampingi petani hingga aktivitas pertanian benar-benar normal,” tambahnya.

Berdasarkan hasil rapat evaluasi, Pemerintah Kabupaten Sukabumi secara resmi mengakhiri masa tanggap darurat dan menetapkan wilayah Cisolok dan Cikakak memasuki masa transisi menuju pemulihan.

“Masa tanggap darurat memang sudah selesai, tetapi pendampingan terhadap petani tetap kami lanjutkan. Kami ingin memastikan produktivitas pertanian Sukabumi tetap terjaga,” pungkas Aep Majmudin.***

 

Reporter : Gandi Setiawan

 

 

Berita Terkait

Pemandian Air Panas Wangunsari Terus Berbenah, Fasilitas Wisata Keluarga Makin Lengkap
400 Peserta Ikuti Deklarasi Antinarkoba, KNPI Gaungkan “Pemuda Palabuhanratu Bersinar”
Bukan Sekadar Menjaga Keamanan, Polsek Simpenan Hadir untuk Korban Kebakaran
Pemdes Sukamaju Tetapkan 12 KPM Penerima BLT Dana Desa 2026
Pemdes Sampora Salurkan Bantuan Beras untuk 851 KPM, Total 2.553 Karung
Selain Bahas BUMDes, Musdes Cirendang Sosialisasikan Pembentukan Panitia Pemilihan Ketua BPD
Pemdes Jayanti Salurkan Bantuan Pangan untuk 1.147 KPM, Total 3.441 Karung Beras
Tak Cukup Berdamai, PGRI Jabar Pastikan Dugaan Intimidasi Kepala SDN Sukaraja 2 Diproses Hukum

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 15:20 WIB

Pemandian Air Panas Wangunsari Terus Berbenah, Fasilitas Wisata Keluarga Makin Lengkap

Minggu, 13 September 2026 - 05:48 WIB

400 Peserta Ikuti Deklarasi Antinarkoba, KNPI Gaungkan “Pemuda Palabuhanratu Bersinar”

Kamis, 10 September 2026 - 18:56 WIB

Bukan Sekadar Menjaga Keamanan, Polsek Simpenan Hadir untuk Korban Kebakaran

Senin, 7 September 2026 - 17:17 WIB

Pemdes Sukamaju Tetapkan 12 KPM Penerima BLT Dana Desa 2026

Jumat, 4 September 2026 - 18:15 WIB

Pemdes Sampora Salurkan Bantuan Beras untuk 851 KPM, Total 2.553 Karung

Berita Terbaru

error: Content is protected !!