Bupati Sukabumi Ikuti Rakor Sinergi Pemberantasan Korupsi Bersama KPK

- Admin

Rabu, 4 Juni 2025 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membuka Rapat Koordinasi Penguatan Sinergi Pemberantasan Korupsi bersama KPK RI.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membuka Rapat Koordinasi Penguatan Sinergi Pemberantasan Korupsi bersama KPK RI.

GELIATMEDIA.COM – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Sinergi Pemberantasan Korupsi yang melibatkan pemerintah daerah dan DPRD se-Jawa Barat bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia. Kegiatan ini digelar di Gedung Pakuan, Jalan Otto Iskandar Dinata No. 1, Bandung.

Rakor ini dihadiri oleh sejumlah kepala daerah, termasuk Bupati Sukabumi H. Asep Japar yang datang bersama Ketua DPRD Sukabumi, Budi Azhar Mutawali. Turut mendampingi, Sekretaris Daerah, Inspektur, serta Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga :  Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi Miliki PLT Baru, Herdiawan Waryadi Siap Lanjutkan Program Strategis

Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat sinergi dan kolaborasi antara kepala daerah, DPRD, dan Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK dalam pemberantasan korupsi secara terintegrasi di wilayah Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Gubernur Dedi menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memastikan bahwa proses perencanaan dan penganggaran APBD terbebas dari intervensi dan lebih mengedepankan kepentingan serta kemanfaatan publik demi kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Aspirasi Masyarakat, Pemerintah Evaluasi Harga Tiket dan Fasilitas Destinasi Wisata Yang Dikelola Dinas Pariwisata

Ia juga menyampaikan bahwa Pemprov Jabar akan memperkuat fungsi pengawasan dan pengendalian guna menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Gubernur menekankan pentingnya sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam upaya pemberantasan korupsi di daerah.

Baca Juga :  Cegah Korupsi, KPK Berikan Setrategi Pembekaln ke DPRD Sukabumi

“Rakor ini diharapkan dapat menghasilkan keputusan strategis yang memperkuat sinergitas lintas sektor dalam upaya pemberantasan korupsi di Jawa Barat,” ujar Dedi Mulyadi.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, seluruh kepala daerah dan ketua DPRD se-Jawa Barat menandatangani dokumen komitmen antikorupsi sebagai bentuk keseriusan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien.***

 

 

Follow WhatsApp Channel geliatmedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPMD Dukung Program Desa Berdampak 2026, Dua Desa Jadi Percontohan
Dinas PU Kabupaten Sukabumi Ajak Warga Jaga Kebersihan Lingkungan Jalan
Kepala Baperida Dampingi Sekda Sambut Aspirasi Driver Online Terkait Transportasi Berbasis Aplikasi
Permohonan Lahan untuk Gedung Koperasi Merah Putih Ditolak PTPN VIII, Pemdes Cibodas Mengaku Kecewa
Sekretariat DPRD Kabupaten Sukabumi Perkuat Karakter Aparatur Lewat Kegiatan Keagamaan
Audiensi DPRD dan Bapeksi Dorong Tindakan Tegas atas Dugaan Pelanggaran SLF
Baperida Hadiri Pembahasan Strategi Peningkatan Pelayanan Perizinan di Sukabumi
Puskeswan Sukalarang Bersama Dinas Peternakan Gelar Vaksinasi Hewan

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:45 WIB

DPMD Dukung Program Desa Berdampak 2026, Dua Desa Jadi Percontohan

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:51 WIB

Dinas PU Kabupaten Sukabumi Ajak Warga Jaga Kebersihan Lingkungan Jalan

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:29 WIB

Kepala Baperida Dampingi Sekda Sambut Aspirasi Driver Online Terkait Transportasi Berbasis Aplikasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:26 WIB

Permohonan Lahan untuk Gedung Koperasi Merah Putih Ditolak PTPN VIII, Pemdes Cibodas Mengaku Kecewa

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:20 WIB

Sekretariat DPRD Kabupaten Sukabumi Perkuat Karakter Aparatur Lewat Kegiatan Keagamaan

Berita Terbaru

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sukabumi

Pemerintahan

DPMD Dukung Program Desa Berdampak 2026, Dua Desa Jadi Percontohan

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:45 WIB

error: Content is protected !!