Viral Video Pekerja PU Joget di Jembatan Darurat, DPRD Sukabumi Kecam Aksi Tidak Etis

- Admin

Jumat, 18 April 2025 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi joget sejumlah pekerja PU di atas jembatan darurat Bojongkopo, Sukabumi, viral dan menuai kritik tajam. DPRD geram, menyebut aksi tersebut tidak etis di tengah penderitaan warga usai bencana banjir.

Aksi joget sejumlah pekerja PU di atas jembatan darurat Bojongkopo, Sukabumi, viral dan menuai kritik tajam. DPRD geram, menyebut aksi tersebut tidak etis di tengah penderitaan warga usai bencana banjir.

GELIATMEDIA.COM – Sebuah video berdurasi 34 detik yang menampilkan sejumlah pekerja berseragam Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berjoget di atas jembatan darurat Bojongkopo, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, viral di media sosial dan menuai kecaman keras dari berbagai pihak, termasuk anggota DPRD Kabupaten Sukabumi.

Dalam video yang diunggah oleh akun Dodi Mubarok, para pekerja tampak asyik berjoget mengikuti irama lagu “Jaran Goyang” di atas jembatan alternatif yang baru saja dibangun setelah ambruknya Jembatan Cidadap akibat banjir besar pada 6 Maret 2025.

Baca Juga :  Anggota Koramil 0622-02/Palabuhanratu Laksanakan Pengamanan Sidang Pleno Penghitungan Suara

Video tersebut dilengkapi keterangan satir dan emoji yang dianggap tidak sensitif terhadap situasi masyarakat setempat.

Aksi para pekerja ini menjadi sorotan karena jembatan darurat sempat kembali rusak akibat banjir susulan pada 13 April 2025, sebelum akhirnya diperbaiki dan kembali bisa dilalui kendaraan roda empat.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita, angkat bicara dan menyatakan kekecewaannya. Ia mempertanyakan waktu pembuatan video dan menilai aksi tersebut sebagai bentuk ketidakpekaan terhadap penderitaan warga.

“Kalau video itu dibuat sebelum jembatan rusak, berarti pembangunannya tidak serius. Kalau setelah rusak, lebih parah lagi. Itu berarti tidak punya empati pada warga yang sedang kesulitan akses,” tegas Hamzah dalam pernyataan resminya, Jumat (18/04/2025).

Baca Juga :  Bupati Sukabumi Hadiri Acara penutupan Angkasa You Sport Badminton Turnamen 2024

Hamzah juga menyerukan agar pemerintah lebih banyak melibatkan masyarakat lokal dalam proses pembangunan infrastruktur dan penanganan bencana. “Kami yang paling tahu kondisi di lapangan. Jangan abaikan suara masyarakat,” ujarnya.

Menanggapi kontroversi tersebut, Dedi Mulyadi, petugas lapangan PPK 2.2 Provinsi Jawa Barat dari Kementerian PU, menjelaskan bahwa video tersebut merupakan bagian dari lomba film pendek internal yang diadakan oleh instansi mereka.

Baca Juga :  Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi Monitoring Bumdesma Peternakan di Kadudampit

“Tidak ada maksud negatif. Itu bagian dari lomba film pendek, mengambil gambar di beberapa lokasi bencana,” jelas Dedi.

Ia pun menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

Meski telah diberikan klarifikasi, insiden ini menjadi peringatan penting mengenai pentingnya menjaga etika dan sensitivitas sosial, terutama di tengah situasi pascabencana yang masih menyisakan luka bagi warga terdampak.***

 

 

Reporter : Asep T

 

 

Follow WhatsApp Channel geliatmedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPP YLBH MPAI Periode 2026–2031 Resmi Dilantik, Tegaskan Komitmen Kawal Hukum dan Kelestarian Lingkungan
Pemdes Pasir Baru Salurkan Bantuan Pangan kepada 1.330 KPM, Distribusi Dilakukan Bertahap Per Kedusunan
HNSI Audiensi Bahas Permendag Nomor 5 Tahun 2025 tentang BBL, Soroti Dampaknya bagi Nelayan Palabuhanratu
4.191 KPM di Kelurahan Palabuhanratu Terima Bantuan Pangan 2026, Penyaluran Dikawal Ketat Aparat
Pemdes Cicadas Gelar Musdes Penyusunan RKPDes Tahun 2027, Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur Jalan
Pemdes Wangunsari Salurkan Bantuan Ketahanan Pangan kepada 722 KPM
Disperkim Perkuat Akses Air Bersih, Melalui Pembangunan Sarana Air Bersih di Berbagai Wilayah
Pemdes Cimanggu Salurkan Bantuan Ketahanan Pangan kepada 1.042 KPM

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:05 WIB

DPP YLBH MPAI Periode 2026–2031 Resmi Dilantik, Tegaskan Komitmen Kawal Hukum dan Kelestarian Lingkungan

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:30 WIB

Pemdes Pasir Baru Salurkan Bantuan Pangan kepada 1.330 KPM, Distribusi Dilakukan Bertahap Per Kedusunan

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:52 WIB

HNSI Audiensi Bahas Permendag Nomor 5 Tahun 2025 tentang BBL, Soroti Dampaknya bagi Nelayan Palabuhanratu

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:47 WIB

4.191 KPM di Kelurahan Palabuhanratu Terima Bantuan Pangan 2026, Penyaluran Dikawal Ketat Aparat

Senin, 29 Juni 2026 - 15:20 WIB

Pemdes Cicadas Gelar Musdes Penyusunan RKPDes Tahun 2027, Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur Jalan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!