Wapres Gibran Tinjau Lokasi Bencana di Sukabumi, Siapkan Langkah Pemulihan

- Admin

Sabtu, 8 Maret 2025 - 12:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, meninjau lokasi bencana di Sukabumi, termasuk jembatan yang putus di Kampung Bojongkopo dan area banjir di Kampung Gumelar. .

Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, meninjau lokasi bencana di Sukabumi, termasuk jembatan yang putus di Kampung Bojongkopo dan area banjir di Kampung Gumelar. .

GELIATMEDIA.COM – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan ke sejumlah lokasi terdampak bencana di Kabupaten Sukabumi, Sabtu (8/3/2025).

Wapres meninjau langsung jembatan yang putus akibat bencana alam di Kampung Bojongkopo, Kecamatan Simpenan, serta wilayah banjir di Kampung Gumelar, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu.

Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran didampingi oleh Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, serta pejabat daerah dan instansi terkait. Rombongan melihat langsung kondisi lapangan dan berdialog dengan warga terdampak.

Setelah meninjau kondisi beberapa titik bencana, Wapres memastikan bahwa pemerintah akan segera mengambil langkah strategis guna mempercepat proses pemulihan infrastruktur dan bantuan bagi warga.

Baca Juga :  Bupati Sukabumi Terima Kunjungan Sesmenkop RI, Bahas Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih

Pemerintah Bangun Jembatan Darurat

Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU), Diana Kusumastuti, menyatakan bahwa pemerintah telah menyiapkan solusi cepat untuk perbaikan jembatan yang terputus di Bojongkopo.

“Pemerintah akan segera membangun jembatan Bailey sebagai solusi sementara sebelum memulai pembangunan jembatan permanen pada bulan April, tepat setelah Lebaran,” ujar Diana.

Selain itu, langkah pemulihan juga akan dilakukan di wilayah terdampak banjir akibat luapan Sungai Cipalabuan, yang merusak rumah warga serta fasilitas ibadah.

Baca Juga :  Pemdes Cikakak Sosialisasi Dan Penyuluhan Bahaya Narkoba Di Lingkungan Sekitar

Langkah Pencegahan Banjir dan Relokasi Warga

Sebagai upaya jangka panjang, pemerintah akan mengeruk Sungai Cipalabuan guna mengurangi sedimentasi serta mencegah banjir serupa di masa mendatang.

“Melalui pemerintah provinsi, pengerukan Sungai Cipalabuan akan segera dilakukan untuk mengurangi risiko bencana,” jelas Diana.

Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan program relokasi bagi warga yang tinggal di bantaran sungai, guna mencegah risiko banjir berulang.

“Pemerintah akan mencarikan lahan untuk relokasi warga agar mereka dapat tinggal di tempat yang lebih aman,” tambahnya.

Baca Juga :  Pengaspalan Jalan Lingkungan di Desa Cirendang Kini Mulai di Kerjakan Gunakan Anggaran DD Tahun 2024

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, mengungkapkan bahwa Pemkab Sukabumi tengah mengkaji ketersediaan lahan relokasi bagi warga terdampak, terutama bagi 145 keluarga di Kampung Gumelar yang rumahnya rusak akibat banjir bandang.

“Arahan dari Pak Wapres hari ini adalah memastikan relokasi warga, pengerukan sungai, serta pelebaran bantaran Sungai Cipalabuan sebagai langkah mitigasi bencana ke depan,” ujar Asep.

Saat ini, lahan untuk relokasi masih dalam tahap kajian sebelum diputuskan lokasi yang paling sesuai bagi para korban.***

 

Berita Terkait

Pengabdian hingga 30 Tahun, 81 PNS Pemkab Sukabumi Terima Penghargaan
Dua Jabatan Strategis Masih Plt, BKPSDM Sukabumi Tunggu Keputusan Bupati
Surfing Internasional Ramaikan Cimaja, Pemkab Sukabumi Ingin Potensi Wisata Makin Mendunia
Bukan Sekadar Kibarkan Bendera, Asep Japar Bekali Paskibraka Nilai Pengabdian
Polres Sukabumi Gelar Apel Kebangsaan, TNI-Polri dan Masyarakat Bersatu Jaga Keamanan
Poskeswan Dinas Peternakan Sukalarang Lakukan Pengobatan dan Monitoring Ternak
RSUD Sekarwangi Naik Kelas, Baperida Sukabumi Dukung Penguatan Layanan Berteknologi Tinggi
DPMD Sukabumi Tak Mau Gegabah, Pemberhentian Kades Tamanjaya Tunggu Kepastian Hukum

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 18:32 WIB

Pengabdian hingga 30 Tahun, 81 PNS Pemkab Sukabumi Terima Penghargaan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Dua Jabatan Strategis Masih Plt, BKPSDM Sukabumi Tunggu Keputusan Bupati

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:01 WIB

Bukan Sekadar Kibarkan Bendera, Asep Japar Bekali Paskibraka Nilai Pengabdian

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 05:48 WIB

Polres Sukabumi Gelar Apel Kebangsaan, TNI-Polri dan Masyarakat Bersatu Jaga Keamanan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:05 WIB

Poskeswan Dinas Peternakan Sukalarang Lakukan Pengobatan dan Monitoring Ternak

Berita Terbaru

Sebanyak 81 PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi menerima tanda kehormatan Satyalancana.

Pemerintahan

Pengabdian hingga 30 Tahun, 81 PNS Pemkab Sukabumi Terima Penghargaan

Minggu, 16 Agu 2026 - 18:32 WIB

error: Content is protected !!