Warga Palestina Tolak Relokasi, Kecam Gagasan Trump sebagai Pengusiran Massal

- Admin

Kamis, 30 Januari 2025 - 22:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Palestina menegaskan tidak akan meninggalkan tanah mereka meskipun menghadapi tekanan dari Israel dan kebijakan kontroversial Donald Trump. | instagram.com/motaz_azaiza

Warga Palestina menegaskan tidak akan meninggalkan tanah mereka meskipun menghadapi tekanan dari Israel dan kebijakan kontroversial Donald Trump. | instagram.com/motaz_azaiza

GELIATMEDIA.COM – Warga Palestina menolak keras rencana pemindahan populasi yang diusulkan oleh mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Mereka menegaskan tidak akan meninggalkan tanah kelahiran mereka meskipun terus menghadapi tekanan dari Israel, sekutu utama AS.

Trump sebelumnya mengajukan gagasan untuk merelokasi warga Gaza ke negara-negara tetangga seperti Mesir dan Yordania dengan alasan stabilitas keamanan.

Pernyataan tersebut memicu kecaman luas, terutama karena dinilai sebagai bentuk pengusiran massal.

Keteguhan Warga Gaza untuk Bertahan

Saqr Maqdad, warga Gaza Utara, menegaskan bahwa ia dan keluarganya tidak akan pergi meskipun kehancuran terus melanda wilayahnya.

“Gagasan relokasi yang disebutkan Trump hanyalah angan-angan. Setelah semua yang kami alami, apakah dia pikir kami akan meninggalkan rumah kami begitu saja? Ini tanah kami, dan kami akan tetap di sini,” ujarnya kepada Al Jazeera pada 28 Januari 2025.

Baca Juga :  Wali Kota Bandung Apresiasi Kritik Akademisi demi Kebijakan Publik yang Lebih Aplikatif

Pendapat serupa diungkapkan oleh Abu Suleiman Zawaraa, seorang petani di Khan Younis. Meskipun ladangnya hancur akibat serangan Israel, ia tetap menanam zaitun dan jeruk. Baginya, meninggalkan Gaza bukanlah pilihan.

“Kami telah bertahan dari serangan, kehancuran, dan kehilangan. Namun, itu tidak akan membuat kami menyerah. Hidup di antara puing-puing adalah tantangan yang kami hadapi dengan tekad,” ungkapnya.

Sejak Israel melancarkan serangan ke Gaza pada 7 Oktober 2023, lebih dari 46.700 warga Palestina tewas, termasuk 18.000 anak-anak. Hampir 1,9 juta orang mengungsi, sementara 92% jalan utama dan 84% fasilitas kesehatan hancur akibat serangan.

Mengingat Nakba dan Menolak Sejarah Terulang

Bagi warga Gaza, gagasan relokasi ini mengingatkan pada peristiwa Nakba 1948, ketika 750.000 warga Palestina dipaksa meninggalkan rumah mereka setelah berdirinya Israel.

“Kami memahami betul apa yang terjadi saat itu. Mereka yang pergi tidak pernah kembali. Kami tidak akan membiarkan sejarah terulang kembali,” kata Abu Suleiman.

Baca Juga :  Pelantikan Apdesi Sukabumi Diwarnai Pesan Tegas Gubernur soal Infrastruktur Desa

Sementara itu, Israa Mansour, seorang ibu empat anak yang kini tinggal di tenda darurat, juga menolak gagasan relokasi.

“Kami memilih bertahan bukan karena tidak punya pilihan, tetapi karena ini adalah rumah kami,” ujarnya.

Namun, ia menegaskan bahwa warga Palestina membutuhkan akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan bantuan kemanusiaan.

“Tidak mungkin kami diminta bertahan tanpa dukungan dasar. Rakyat Gaza butuh bantuan agar bisa melanjutkan perjuangan mereka,” pungkasnya.

Trump Kembali Tegaskan Usulan Relokasi

Pada 27 Januari 2025, Trump kembali menegaskan rencananya untuk memindahkan warga Palestina ke lokasi yang dianggap lebih aman, seperti Mesir atau Yordania.

“Jika Anda melihat Jalur Gaza, yang sudah bertahun-tahun menjadi neraka… selalu ada kekerasan yang terkait dengan wilayah itu,” ujarnya kepada wartawan.

Baca Juga :  Alex Pastoor Bikin Heboh: Belajar Bahasa Indonesia Demi Garuda

Trump juga mengaku telah berbicara dengan Raja Yordania Abdullah II dan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi, meski keduanya menolak gagasan pemindahan warga Palestina.

Mesir dan Yordania Tolak Relokasi Warga Gaza

Pemerintah Mesir dan Yordania dengan tegas menolak usulan Trump. Otoritas Kairo menegaskan bahwa rakyat Gaza memiliki hak untuk tetap tinggal di tanah mereka sendiri.

Menteri Luar Negeri Yordania, Ayman Safadi, juga menolak pemindahan paksa warga Palestina.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyatakan bahwa rakyat Palestina “tidak akan meninggalkan tanah dan tempat-tempat suci mereka.”

Hingga saat ini, hampir 2,4 juta penduduk Gaza telah mengungsi akibat perang yang berlangsung sejak Oktober 2023. Sementara itu, gencatan senjata selama enam pekan sedang diberlakukan, melibatkan pertukaran sandera Hamas dengan tahanan Palestina.***

 

 

Follow WhatsApp Channel geliatmedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Phinera Wijaya Terpilih Lagi Pimpin IPSI Jabar 2026-2030, Target Bawa Pencak Silat ke Olimpiade
Pameran Lukisan Siliwangi Untuk Indonesiaku, Siap Warnai HUT Ke-80 Kodam III/Siliwangi
Pangdam III/Siliwangi Terima Audiensi Menwa Mahawarman Jabar, Dukung Penuh HUT ke-67 dan Latihan Dasar 2026
Peringatan 60 Tahun Pikiran Rakyat, Pangdam III/Siliwangi Terima Penghargaan
Perayaan 71 tahun Konfrensi Asia Afrika mengusung tema, Bandung spirit budaya sebagai jembatan perdamaian dunia
Tiga Kepala Kejaksaan Negeri Dilantik Kejati Jabar, Tekankan Integritas dan Profesionalisme
Tim DLHK Zona 11B Bersihkan Kolam Taman Cikapundung Riverspot dari Sampah dan Bau Menyengat
Polsek Cileunyi Perketat Pengamanan di Stasiun Tegalluar Saat H+2 Lebaran

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:57 WIB

Phinera Wijaya Terpilih Lagi Pimpin IPSI Jabar 2026-2030, Target Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:31 WIB

Pameran Lukisan Siliwangi Untuk Indonesiaku, Siap Warnai HUT Ke-80 Kodam III/Siliwangi

Kamis, 30 April 2026 - 10:50 WIB

Pangdam III/Siliwangi Terima Audiensi Menwa Mahawarman Jabar, Dukung Penuh HUT ke-67 dan Latihan Dasar 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 04:45 WIB

Peringatan 60 Tahun Pikiran Rakyat, Pangdam III/Siliwangi Terima Penghargaan

Senin, 20 April 2026 - 08:20 WIB

Perayaan 71 tahun Konfrensi Asia Afrika mengusung tema, Bandung spirit budaya sebagai jembatan perdamaian dunia

Berita Terbaru

error: Content is protected !!