Dishub: Pengerjaan Gorong-Gorong di Jalan Pelabuhan II Sebabkan Kemacetan Panjang

- Admin

Selasa, 14 Januari 2025 - 13:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Pengerjaan Gorong-Gorong di Jalan Pelabuhan II Sebabkan Kemacetan Panjang

Pengerjaan Gorong-Gorong di Jalan Pelabuhan II Sebabkan Kemacetan Panjang

GELIATMEDIA.COM – Proyek pengerjaan gorong-gorong di Jalan Pelabuhan II, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, memicu kemacetan lalu lintas Senin (13/1/2025).

Antrean kendaraan mengular hingga membuat arus lalu lintas tersendat di sepanjang jalan tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi, Budianto, menjelaskan bahwa proyek ini didanai melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari sebuah perusahaan semen.

“Macetnya disebabkan oleh pengerjaan gorong-gorong. Jalan yang berlubang sempat membuat kendaraan terhambat. Kemacetan juga terjadi karena sebelumnya tidak ada petugas di lokasi, sebab pihak pelaksana proyek belum berkoordinasi dengan Dishub, koramil, polsek, maupun pihak kecamatan,” kata Budianto.

Baca Juga :  Petugas Dishub Kabupaten Sukabumi Kawal Perjalanan Bupati Hadiri Seren Taun ke-447 di Kasepuhan Sinaresmi

Proyek ini ditargetkan selesai pada 18 Januari 2025. Pengecoran beton secara bertahap akan dilakukan mulai Rabu (15/1/2025).

“Pengerjaan dilakukan secara bergiliran di kedua sisi jalan. Berdasarkan informasi dari CV Mandala selaku pelaksana proyek, beton yang dicor akan kering dalam satu hari,” tambahnya.

Baca Juga :  Bupati Sukabumi bersama Forkopimda Tabuh bedug Bersama meriahkan Gema takbir Sukabumi

Saat ini, koordinasi antara perusahaan pelaksana proyek dan instansi terkait telah dilakukan. Dishub menurunkan dua petugas untuk membantu mengatur arus lalu lintas bersama personel dari polsek, koramil, dan kecamatan.

Sistem buka-tutup jalan diterapkan secara situasional, tergantung pada kepadatan kendaraan.

“Sistem ini mulai diberlakukan pukul 15.00 WIB hingga arus lalu lintas kembali normal,” ujar Budianto.

Baca Juga :  DPMD Klaim Status (RPJMD) Desa Mandiri Naik 158 Persen

Sebagai alternatif, pengendara dari arah Sukabumi diarahkan untuk mengambil jalur belok kiri sebelum Polsek Cikembar. Namun, jalur ini hanya dapat dilalui kendaraan kecil karena tikungannya terlalu sempit untuk bus atau kendaraan besar.

“Pihak kepolisian juga siap mengalihkan arus ke jalur alternatif jika terjadi penumpukan kendaraan guna mengurai kemacetan,” tutupnya.***

 

 

Berita Terkait

Dukung Ekonomi Rakyat, Presiden Prabowo Salurkan 100 Becak Listrik ke Kabupaten Sukabumi
Bupati Sukabumi Pantau Pelayanan KB MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi, 168 Akseptor Ikuti Program
Bupati Sukabumi Monitoring Layanan KB Mantap, Pastikan Pelayanan Sesuai Prosedur
Wabup Andreas Dampingi Wamen Kemendukbangga/BKKBN Tinjau Kolaborasi Penanganan Stunting di Kadudampit
Wamen BKKBN Kunjungi Sukabumi, Wabup Andreas Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Tekan Stunting
Wamen Kemendukbangga/BKKBN RI Isyana Bagoes Oka Tinjau Kolaborasi Penanganan Stunting di Sukabumi
Becak Listrik Bantuan Prabowo Segera Mengaspal di Sukabumi, Pemkab Matangkan Persiapan
Bupati Terima Aset Rampasan KPK: Harus Jadi Nilai Tambah bagi Pembangunan Sukabumi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Presiden Prabowo Salurkan 100 Becak Listrik ke Kabupaten Sukabumi

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Bupati Sukabumi Pantau Pelayanan KB MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi, 168 Akseptor Ikuti Program

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Bupati Sukabumi Monitoring Layanan KB Mantap, Pastikan Pelayanan Sesuai Prosedur

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Wabup Andreas Dampingi Wamen Kemendukbangga/BKKBN Tinjau Kolaborasi Penanganan Stunting di Kadudampit

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Wamen BKKBN Kunjungi Sukabumi, Wabup Andreas Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Tekan Stunting

Berita Terbaru