Cuaca Ekstrem Ancam Sukabumi, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

- Admin

Minggu, 15 Desember 2024 - 09:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Cuaca Ekstrem Ancam Sukabumi, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Cuaca Ekstrem Ancam Sukabumi, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

GELIATMEDIA,COM – Memasuki Desember, intensitas hujan di Kabupaten Sukabumi dilaporkan sangat tinggi. Politisi Partai Golkar, Budi Azhar, mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana yang bisa terjadi akibat kondisi cuaca ini.

Menurut Budi, sejumlah laporan terkait bencana telah diterima dari berbagai wilayah di Sukabumi.

“Banjir akibat luapan sungai, tanah longsor, hingga pohon tumbang banyak terjadi. Semoga kondisi ini segera berlalu sehingga kita bisa segera melakukan penanganan,” ujarnya, Sabtu (14/12/2024).

Baca Juga :  Danramil 0622-02/Palabuhanratu, Kapten Inf Amril Hadiri pembukaan pertandingan Life Guard 

Budi juga menyatakan dirinya aktif memantau perkembangan situasi di lapangan guna memastikan penanganan bencana dilakukan dengan cepat dan tepat.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bahwa potensi cuaca ekstrem masih mengancam sejumlah wilayah di Indonesia dalam sepekan ke depan.

Baca Juga :  Pertahankan Status CPUGGP, Bupati Marwan Terima Sertifikat UNESCO di Maroko

Dalam laporan mingguan ‘Prospek Cuaca Periode 13-20 Desember 2024’, BMKG mengungkapkan adanya bibit siklon tropis 93S yang terpantau di Samudera Hindia Selatan Jawa.

Meski demikian, bibit siklon tersebut dilaporkan mulai bergerak ke barat daya, menjauhi wilayah Indonesia, dengan potensi rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.

BMKG juga mencatat fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) yang aktif sejak November 2024, diperkirakan akan terus berlanjut hingga minggu depan.

Baca Juga :  Bupati Sukabumi Sampaikan Jawaban Terhadap Pandangan Umum Fraksi DPRD 

Fenomena ini, yang didukung oleh aktivitas Gelombang Rossby, Gelombang Kelvin, dan Gelombang Low Frekuensi, meningkatkan potensi pembentukan cuaca signifikan di Indonesia.

Masyarakat diminta terus memantau informasi dari BMKG dan menjaga kewaspadaan, terutama di wilayah yang rawan bencana.***

 

 

Berita Terkait

Dukung Ekonomi Rakyat, Presiden Prabowo Salurkan 100 Becak Listrik ke Kabupaten Sukabumi
Bupati Sukabumi Pantau Pelayanan KB MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi, 168 Akseptor Ikuti Program
Bupati Sukabumi Monitoring Layanan KB Mantap, Pastikan Pelayanan Sesuai Prosedur
Wabup Andreas Dampingi Wamen Kemendukbangga/BKKBN Tinjau Kolaborasi Penanganan Stunting di Kadudampit
Wamen BKKBN Kunjungi Sukabumi, Wabup Andreas Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Tekan Stunting
Wamen Kemendukbangga/BKKBN RI Isyana Bagoes Oka Tinjau Kolaborasi Penanganan Stunting di Sukabumi
Becak Listrik Bantuan Prabowo Segera Mengaspal di Sukabumi, Pemkab Matangkan Persiapan
Bupati Terima Aset Rampasan KPK: Harus Jadi Nilai Tambah bagi Pembangunan Sukabumi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Presiden Prabowo Salurkan 100 Becak Listrik ke Kabupaten Sukabumi

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Bupati Sukabumi Pantau Pelayanan KB MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi, 168 Akseptor Ikuti Program

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Bupati Sukabumi Monitoring Layanan KB Mantap, Pastikan Pelayanan Sesuai Prosedur

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Wabup Andreas Dampingi Wamen Kemendukbangga/BKKBN Tinjau Kolaborasi Penanganan Stunting di Kadudampit

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Wamen BKKBN Kunjungi Sukabumi, Wabup Andreas Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Tekan Stunting

Berita Terbaru