Hari Batik Nasional, Dispar Sukabumi Tekankan Pentingnya Merawat Budaya dan Kreativitas

- Admin

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Selamat Hari Batik Nasional 2026.
2 Oktober 2026

Selamat Hari Batik Nasional 2026. 2 Oktober 2026

GELIATMEDIA.COM – Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi mendorong pelestarian batik sebagai bagian dari kekayaan budaya sekaligus potensi ekonomi kreatif dan daya tarik pariwisata daerah.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Dr. Drs. H. Ali Iskandar, M.H., dalam momentum peringatan Hari Batik Nasional yang jatuh pada Jumat, (2/10/2026).

Menurut Ali, batik memiliki makna yang lebih luas dari sekadar kain atau pakaian. Batik merupakan warisan budaya yang merekam identitas, kreativitas, serta nilai-nilai luhur bangsa.

“Batik bukan sekadar kain, tetapi warisan budaya yang merekam identitas, kreativitas, dan nilai luhur bangsa,” ujarnya.

Ia mengatakan, Kabupaten Sukabumi memiliki kekayaan budaya yang perlu terus dijaga dan dikembangkan. Dalam konteks pariwisata, batik juga dapat menjadi bagian dari penguatan ekonomi kreatif yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan daerah.

Baca Juga :  Dinas Pariwisata Apresiasi Pelantikan DPD FKPQ, Dorong Sinergi Pendidikan Qurani dan Pembangunan Daerah

“Di Kabupaten Sukabumi, batik menjadi bagian dari kekayaan budaya yang terus kita jaga dan kembangkan. Bukan hanya sebagai warisan, tetapi juga sebagai kekuatan ekonomi kreatif dan daya tarik pariwisata daerah,” katanya.

Ali menilai, pelestarian batik membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk masyarakat, perajin, pelaku ekonomi kreatif, serta pemerintah. Dukungan terhadap produk batik lokal dinilai penting agar para perajin dapat terus berkarya dan mengembangkan kreativitasnya.

Baca Juga :  Tiket Rp10 Ribu Dongkrak Kunjungan ke Taman Rekreasi Cimalati

Karena itu, masyarakat diajak untuk bangga menggunakan batik sekaligus mendukung keberadaan para perajin dan pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Sukabumi.

“Mari bangga menggunakan batik, mendukung para perajin dan pelaku ekonomi kreatif, serta bersama-sama menjaga warisan budaya agar terus tumbuh dan dikenal hingga generasi mendatang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ali menegaskan bahwa pengembangan budaya dan ekonomi kreatif merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan pariwisata. Kekayaan budaya dapat menjadi daya tarik yang memperkuat karakter destinasi wisata Kabupaten Sukabumi.

“Rawat budayanya, kembangkan kreativitasnya, majukan pariwisatanya,” tegasnya.

Semangat tersebut sejalan dengan komitmen Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi dalam memperkuat sektor pariwisata melalui pengembangan destinasi, ekonomi kreatif, kualitas sumber daya manusia, serta inovasi pelayanan.

Baca Juga :  Dinas Pariwisata Kukuhkan Komitmen Pengembangan Ujung Genteng sebagai Destinasi Geopark Berkelanjutan

Ali berharap momentum Hari Batik Nasional 2026 dapat semakin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mencintai dan melestarikan budaya lokal, sekaligus menjadikan batik sebagai bagian dari gerakan ekonomi kreatif dan pariwisata Kabupaten Sukabumi.

“Semoga batik terus tumbuh, berkembang dan dikenal hingga generasi mendatang sebagai bagian dari identitas budaya kita. Ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah,” pungkasnya.***

 

 

Reporter : Gandi

 

 

Berita Terkait

Retribusi Capai Rp1 Miliar, Dispar Ajak Semua Pihak Jaga Kualitas Destinasi Wisata
Tiket Rp10 Ribu Dongkrak Kunjungan ke Taman Rekreasi Cimalati
Dari Tradisi untuk Pariwisata, Sekar Budaya Warnai Puncak HJKS ke-156
Angkat Potensi Lokal, Festival Bonsai Sukabumi Diproyeksikan Jadi Daya Tarik Wisata
Djemima Shireen Ukir Prestasi, Nama Sukabumi Makin Bersinar di Jawa Barat
Tresna Winesa dan Alden Hugo Jadi Pinilih Mojang Jajaka Jabar 2026, Bawa Misi Besar untuk Pariwisata dan Budaya
Sabandar Karimadi Palabuhanratu Bertahan 45 Tahun, Tantangan Kini Datang dari Perubahan Zaman
Dinas Pariwisata Sukabumi: Kuliner Lokal Bisa Jadi Daya Tarik Wisata

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Hari Batik Nasional, Dispar Sukabumi Tekankan Pentingnya Merawat Budaya dan Kreativitas

Minggu, 13 September 2026 - 16:39 WIB

Tiket Rp10 Ribu Dongkrak Kunjungan ke Taman Rekreasi Cimalati

Jumat, 11 September 2026 - 18:23 WIB

Dari Tradisi untuk Pariwisata, Sekar Budaya Warnai Puncak HJKS ke-156

Sabtu, 5 September 2026 - 07:36 WIB

Angkat Potensi Lokal, Festival Bonsai Sukabumi Diproyeksikan Jadi Daya Tarik Wisata

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:29 WIB

Djemima Shireen Ukir Prestasi, Nama Sukabumi Makin Bersinar di Jawa Barat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!