GELIATMEDIA.COM – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi mendukung pelaksanaan Turnamen Mini Soccer Bupati Cup 2026 Session III yang diikuti 71 sekolah dari 24 kecamatan di Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan yang berlangsung di Lapang Mini Soccer Pondok Modern Assalam Putri tersebut menjadi salah satu wadah bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan, bakat, serta minat di bidang olahraga, khususnya sepak bola.
Sebanyak 71 sekolah ambil bagian dalam turnamen tersebut. Peserta terdiri dari 14 Madrasah Ibtidaiyah (MI), 17 Sekolah Dasar (SD), 25 Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 15 Madrasah Tsanawiyah (MTs).
Kepala Disbudpora Kabupaten Sukabumi, Yudi Mulyadi, mengatakan turnamen antarpelajar seperti Bupati Cup memiliki peran penting dalam mendukung proses pembinaan olahraga sejak usia dini.
Menurutnya, kompetisi tidak hanya menjadi ajang untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana untuk mengasah kemampuan, membangun karakter, serta menanamkan nilai sportivitas kepada para pelajar.
“Turnamen seperti ini sangat positif untuk memberikan ruang kepada anak-anak dalam mengembangkan bakat dan potensinya di bidang olahraga. Yang terpenting bukan hanya soal menang dan kalah, tetapi bagaimana mereka belajar disiplin, bekerja sama, dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Yudi.
Ia menambahkan, Disbudpora terus mendorong terciptanya ekosistem pembinaan olahraga yang berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi. Salah satunya melalui penyelenggaraan berbagai kompetisi yang dapat menjadi wadah bagi atlet-atlet muda untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Yudi berharap dari ajang tersebut dapat muncul bibit-bibit atlet sepak bola potensial yang nantinya dapat dibina secara lebih lanjut hingga mampu mengharumkan nama Kabupaten Sukabumi di tingkat yang lebih tinggi.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi bagian dari proses mencari dan membina talenta-talenta muda Sukabumi. Potensi yang muncul harus terus diinventarisasi dan mendapatkan pembinaan secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Selain aspek prestasi, Yudi juga mengapresiasi Pondok Modern Assalam Putri yang telah berkontribusi dalam menyediakan ruang bagi para pelajar untuk berolahraga.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, satuan pendidikan, organisasi olahraga, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kemajuan olahraga di Kabupaten Sukabumi.
“Pembinaan olahraga tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi semua pihak, termasuk sekolah, pondok pesantren, KONI, dan masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat, kita berharap pembinaan atlet muda di Kabupaten Sukabumi semakin baik,” pungkasnya.***
Reporter : Dapit








Komentar