GELIATMEDIA.COM – Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengajak para perantau yang tergabung dalam Forum Keluarga Kota Padang untuk bersinergi mendukung pembangunan daerah serta mewujudkan Padang sebagai kota kuliner berkelas internasional.
Ajakan tersebut disampaikan Fadly Amran saat menghadiri acara ramah tamah bersama pengurus dan anggota FKKP di Kopi Jenderal, Jalan Riau, Bandung, Sabtu (30/5/2026), usai pelantikan pengurus DPD Gebu Minang Jawa Barat.
Dalam sambutannya, Fadly Amran menegaskan bahwa sektor kuliner merupakan salah satu identitas utama Kota Padang yang telah dikenal luas hingga mancanegara melalui jaringan rumah makan Padang yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri.
“Kami berharap para perantau Kota Padang dapat menjadi bagian dari upaya menjadikan Kota Padang sebagai pusat kuliner internasional. Potensi ini sangat besar karena didukung oleh jaringan perantau yang tersebar di berbagai wilayah dan negara,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Fadly Amran didampingi tokoh Kota Padang, Yusri Ayunda, Kepala Badan Kesbangpol Kota Padang, serta perwakilan Dinas Pariwisata Kota Padang. Ia juga memaparkan sejumlah program pembangunan yang sedang dan akan dijalankan Pemerintah Kota Padang, termasuk penataan wajah kota pascagempa 2009 serta penguatan sektor pariwisata dan kebudayaan.
Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Padang 2026, Pemerintah Kota Padang berencana menggelar berbagai agenda budaya, di antaranya Orkestra Minang dan festival musik lintas etnis yang melibatkan komunitas budaya Minang, Nias, Batak, Jawa, dan etnis lainnya. Kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat keberagaman budaya sekaligus meningkatkan daya tarik wisata Kota Padang.
Selain itu, Fadly Amran mengusulkan agar FKKP dapat menginisiasi kegiatan berskala internasional berupa gathering maupun festival kuliner yang melibatkan para perantau Kota Padang dari berbagai daerah dan negara sebagai sarana promosi potensi kuliner daerah.
Menurutnya, FKKP merupakan wadah strategis untuk menghimpun serta memperkuat peran perantau dalam mendukung pembangunan kampung halaman. Pemerintah Kota Padang, lanjutnya, membuka peluang kolaborasi seluas-luasnya bagi anggota FKKP, termasuk dalam pengembangan usaha dan investasi yang sejalan dengan program pembangunan daerah.
Fadly Amran juga berpesan kepada seluruh perantau agar senantiasa menjaga nama baik Kota Padang, menjalin hubungan harmonis dengan masyarakat di daerah perantauan, serta menjadi duta yang membawa citra positif daerah asal.
Acara ramah tamah tersebut turut dihadiri Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat FKKP, Hendriadi Yustin, bersama jajaran pengurus pusat dan daerah. Hadir pula Wakil Ketua Umum Nazwar Datuak Rajo Nan Monti, Sekretaris Jenderal Rudi Novrianto, para pembina organisasi, serta pengurus DPD FKKP dari berbagai wilayah di Jawa Barat.
Dalam sambutannya, Hendriadi Yustin menjelaskan bahwa FKKP berdiri sejak 2024 dan telah memiliki legalitas organisasi berupa akta notaris serta pengesahan dari Kementerian Hukum Republik Indonesia. Saat ini, FKKP telah membentuk 12 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di Jawa Barat dan terus memperluas jaringan organisasi guna menghimpun perantau asal Kota Padang di berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri.
Sementara itu, para pembina DPP FKKP menyatakan komitmen untuk mendukung pembangunan Kota Padang melalui berbagai pemikiran, gagasan kreatif, serta program yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan ekonomi masyarakat perantau.
Melalui sinergi antara Pemerintah Kota Padang dan FKKP, potensi perantau diharapkan dapat menjadi kekuatan strategis dalam mendukung pembangunan daerah, memperluas jejaring ekonomi, serta memperkokoh posisi Kota Padang sebagai salah satu destinasi kuliner unggulan Indonesia di tingkat internasional.***
Reporter : Mia






