GELIATMEDIA.COM -, Kinerja dua perusahaan daerah milik Pemerintah Kota Bandung, yakni Perumda Tirtawening dan Perumda Pasar Juara, menjadi sorotan dalam aksi unjuk rasa gabungan organisasi masyarakat dan pedagang pasar di depan Gedung DPRD Kota Bandung, Senin (11/5/2026).
Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi, menerima langsung perwakilan massa aksi di ruang kerjanya di Jalan Sukabumi No. 30, Kacapiring, Kecamatan Batununggal, pada malam harinya.
Aksi damai yang berlangsung sejak siang itu diikuti massa dari DPD Sundawani Indonesia Kota Bandung, DPP LSM Maung Kaboa, serta Pedagang Pasar Bersatu Kota Bandung. Mereka mewakili sejumlah pedagang dari Pasar Baru, Pasar Anyar, Pasar Cicadas, Pasar Ujung Berung, Pasar Ciroyom, Pasar Andir, dan pasar lainnya.
Dalam aksinya, massa menyampaikan tuntutan terkait dugaan buruknya tata kelola dua Perumda tersebut serta meminta adanya evaluasi menyeluruh.
Koordinator aksi, Haidir Ismail, mengatakan salah satu tuntutan utama berkaitan dengan proses seleksi calon Dewan Pengawas dan Direktur Utama Perumda Tirtawening.
Menurutnya, keputusan Wali Kota Bandung terkait pembentukan Panitia Seleksi dinilai bermasalah secara administrasi karena dianggap tidak sesuai ketentuan mengenai independensi anggota pansel dari intervensi politik.
“Kami menilai proses seleksi perlu ditinjau ulang agar berjalan sesuai aturan yang berlaku,” ujar Haidir usai pertemuan dengan DPRD sekitar pukul 18.30 WIB.
Selain itu, para pedagang juga menyoroti kekosongan jajaran direksi dan pengawas di Perumda Pasar Juara. Kondisi tersebut dinilai berdampak pada lemahnya pengawasan dan terganggunya fungsi manajerial perusahaan.
Haidir yang juga merupakan pedagang di Pasar Baru Bandung menyebut, saat ini fungsi direktur umum dan direktur keuangan dijalankan oleh satu orang. Karena itu, pihaknya mendesak agar proses open bidding segera dilakukan untuk mengisi posisi yang kosong.
Ia juga mengapresiasi langkah DPRD Kota Bandung yang bersedia menerima aspirasi dan menjembatani komunikasi dengan Pemerintah Kota Bandung serta jajaran direksi Perumda terkait.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi tersebut dengan menyampaikan dokumen tuntutan kepada Wali Kota Bandung dan mengupayakan pertemuan bersama pihak terkait.
“Kami menerima aspirasi masyarakat yang menyampaikan aksi damai hari ini. Dokumen permohonan akan kami teruskan kepada Wali Kota Bandung dan kami akan mengupayakan duduk bersama dengan pihak Pemkot maupun Perumda terkait,” kata Asep.
Ia meminta waktu sekitar satu pekan untuk merealisasikan tindak lanjut atas aspirasi tersebut.
Pertemuan tersebut turut didampingi Agung dari Fraksi NasDem dan Siti Marpuh dari Fraksi PKS. Dalam kesempatan itu, perwakilan massa secara simbolis menyerahkan dokumen tuntutan kepada pimpinan DPRD untuk diteruskan kepada Pemerintah Kota Bandung.***
Reporter: Mia






