GELIATMEDIA.COM – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung dalam meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya warga kurang mampu. Hal tersebut disampaikan dalam agenda Jumat Keliling yang digelar di Pondok Pesantren Al Burdah, Kecamatan Kutawaringin, Soreang, Jumat (27/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati yang akrab disapa Kang DS menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus menghadirkan program beasiswa bagi anak-anak dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Program tersebut diharapkan mampu memperluas akses pendidikan secara merata di wilayah Kabupaten Bandung.
“Bagi anak-anak yang secara ekonomi orang tuanya belum mampu, pemerintah daerah memfasilitasi melalui program beasiswa ti Bupati (BESTI),” ujarnya.
Selain itu, Dadang juga mengungkapkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bandung saat ini berada di angka 75,58 poin. Ia menjelaskan, terdapat tiga indikator utama yang memengaruhi IPM, yakni sektor kesehatan, pendidikan, dan daya beli masyarakat.
Di sektor pendidikan, rata-rata lama sekolah masyarakat Kabupaten Bandung tercatat mencapai 9,4 tahun. Untuk meningkatkan capaian tersebut, Kang DS mengajak para camat dan kepala desa agar aktif mendorong warga yang belum memiliki ijazah pendidikan dasar maupun menengah untuk melanjutkan pendidikan.
“Bagi masyarakat yang belum memiliki ijazah SD, SMP, maupun SMA, kami memiliki program PKBM melalui Dinas Pendidikan dengan kuota 6.000 orang setiap tahun,” jelasnya.
Program Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) tersebut menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan rata-rata lama sekolah masyarakat.
Lebih lanjut, Kang DS menyampaikan bahwa saat ini di Kecamatan Katapang telah tersedia fasilitas pendidikan setara SMA. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat mendekatkan akses pendidikan bagi masyarakat serta mendorong peningkatan partisipasi pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.***
Reporter : Mia
.






