Produktivitas Padi Capai 9,6 Ton per Hektare, Panen Sergab Bulog di Sukabumi Perkuat Swasembada Pangan

- Admin

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Panen Serap Gabah (Sergab) Bulog di Poktan Bibilintik II, Desa Langensari, Kecamatan Sukaraja,

Panen Serap Gabah (Sergab) Bulog di Poktan Bibilintik II, Desa Langensari, Kecamatan Sukaraja,

GELIATMEDIA.COM – Komitmen memperkuat swasembada pangan nasional kembali ditunjukkan para petani di Kabupaten Sukabumi. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Panen Serap Gabah (Sergab) Bulog yang dilaksanakan di Kelompok Tani (Poktan) Bibilintik II, Desa Langensari, Kecamatan Sukaraja, dengan capaian produktivitas hasil ubinan mencapai 9,6 ton per hektare.

Kegiatan yang berlangsung pada akhir Juli 2026 itu mendapat perhatian langsung dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin, didampingi Kepala Bidang Sarana Deni Ruslan, hadir untuk memastikan proses penyerapan gabah hasil panen berjalan optimal sebagai bentuk dukungan terhadap petani.

Menurut Aep, pendampingan yang dilakukan pemerintah bertujuan agar hasil panen petani tidak hanya memberikan keuntungan secara ekonomi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah serta mendukung program swasembada pangan nasional.

Baca Juga :  Bupati Sukabumi Tinjau Proyek Jembatan Cilalay, Diharapkan Dongkrak Ekonomi Warga

“Alhamdulillah sudah panen di Poktan Bibilintik II. Di dalamnya ada 56 anggota di atas lahan 25 hektare. Produktivitas hasil ubinan yang mencapai 9,6 ton per hektare merupakan capaian yang sangat menggembirakan,” ujar Aep, Minggu (2/8/2026).

Ia menjelaskan, capaian tersebut menunjukkan bahwa petani di Kabupaten Sukabumi mampu menghasilkan produksi padi yang kompetitif apabila didukung penerapan budidaya yang baik, ketersediaan sarana produksi, serta pendampingan yang berkelanjutan.

Aep menegaskan, Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi akan terus mengawal proses penyerapan gabah agar petani memperoleh kepastian pasar dan harga yang layak. Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga semangat petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

Baca Juga :  DPMD Sukabumi Tegaskan Pentingnya Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa

“Kami ingin memastikan hasil panen petani terserap secara optimal. Ketika petani mendapatkan kepastian pemasaran, mereka akan semakin termotivasi meningkatkan produktivitas. Pada akhirnya, kondisi ini akan memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus berkontribusi terhadap swasembada pangan nasional,” katanya.

Lebih lanjut, Aep menilai keberhasilan Panen Sergab Bulog di Desa Langensari menjadi bukti bahwa sektor pertanian Kabupaten Sukabumi memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Pemerintah daerah akan memperkuat sinergi dengan kelompok tani melalui peningkatan pendampingan, penyediaan sarana pertanian, serta penguatan kelembagaan petani.

Baca Juga :  Festival Pencak Silat Kapolres Cup 2025 Resmi Digelar di Palabuhanratu

Keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi kelompok tani di berbagai wilayah Kabupaten Sukabumi untuk terus meningkatkan produktivitas. Dengan penyerapan gabah yang optimal dan hasil panen yang terus meningkat, target mewujudkan kemandirian pangan diyakini dapat tercapai lebih cepat.

Produktivitas sebesar 9,6 ton per hektare menjadi salah satu indikator positif keberhasilan budidaya di lokasi tersebut. Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga berkomitmen terus mengawal penyerapan gabah agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh petani sekaligus mendukung terwujudnya visi Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah melalui sektor pertanian yang maju, mandiri, dan berdaya saing.***

 

 

(Red)

 

 

 

Berita Terkait

Dukung Ekonomi Rakyat, Presiden Prabowo Salurkan 100 Becak Listrik ke Kabupaten Sukabumi
Bupati Sukabumi Pantau Pelayanan KB MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi, 168 Akseptor Ikuti Program
Bupati Sukabumi Monitoring Layanan KB Mantap, Pastikan Pelayanan Sesuai Prosedur
Wabup Andreas Dampingi Wamen Kemendukbangga/BKKBN Tinjau Kolaborasi Penanganan Stunting di Kadudampit
Wamen BKKBN Kunjungi Sukabumi, Wabup Andreas Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Tekan Stunting
Wamen Kemendukbangga/BKKBN RI Isyana Bagoes Oka Tinjau Kolaborasi Penanganan Stunting di Sukabumi
Becak Listrik Bantuan Prabowo Segera Mengaspal di Sukabumi, Pemkab Matangkan Persiapan
Bupati Terima Aset Rampasan KPK: Harus Jadi Nilai Tambah bagi Pembangunan Sukabumi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Presiden Prabowo Salurkan 100 Becak Listrik ke Kabupaten Sukabumi

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Bupati Sukabumi Pantau Pelayanan KB MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi, 168 Akseptor Ikuti Program

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Bupati Sukabumi Monitoring Layanan KB Mantap, Pastikan Pelayanan Sesuai Prosedur

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Wabup Andreas Dampingi Wamen Kemendukbangga/BKKBN Tinjau Kolaborasi Penanganan Stunting di Kadudampit

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Wamen BKKBN Kunjungi Sukabumi, Wabup Andreas Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Tekan Stunting

Berita Terbaru