GELIATMEDIA.COM – Harian Umum Pikiran Rakyat memperingati perjalanan 60 tahun kiprahnya melalui sebuah acara bertajuk “Jejak Pengabdian untuk Jawa Barat” yang digelar pada Jumat malam, (24/4/ 2026), di Hotel Savoy Homann, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung.
Dalam rangkaian perayaan tersebut, Pikiran Rakyat memberikan anugerah penghargaan kepada sejumlah tokoh penting di Jawa Barat sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka di berbagai bidang.
Perayaan ini menjadi wujud rasa syukur atas perjalanan panjang Pikiran Rakyat sebagai media pers di Jawa Barat yang pertama kali terbit pada 24 Maret 1966.
Acara tersebut dihadiri oleh Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan, Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman yang mewakili Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Dr. Buky Wibawa Karya Guna, M.Si., serta tokoh perempuan Jawa Barat Dra. Hj. Popong Otje Djundjunan yang akrab disapa Ceu Popong, bersama sejumlah tamu undangan lainnya.
Pada kesempatan itu, Pangdam III/Siliwangi menerima penghargaan dari Pikiran Rakyat dalam kategori institusi yang dinilai berperan dalam memperkuat kehidupan pers.
Usai menerima penghargaan, Mayjen TNI Kosasih menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Ia juga menegaskan adanya keterkaitan historis antara Kodam III/Siliwangi dengan berdirinya Pikiran Rakyat.
“Atas nama Kodam III/Siliwangi, kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh tamu undangan. Ini menjadi bukti bahwa kebersamaan antara TNI dan masyarakat tetap terjaga dengan baik,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa moto Pikiran Rakyat sejalan dengan filosofi utama TNI Angkatan Darat, khususnya di lingkungan Kodam III/Siliwangi, yakni “dari rakyat, untuk rakyat, dan kembali ke rakyat.”
Secara historis, embrio Pikiran Rakyat telah muncul sejak 1950-an melalui surat kabar “Soeara Rakjat” yang menyuarakan aspirasi masyarakat. Secara de facto, Harian Umum Pikiran Rakyat berdiri pada 24 Maret 1966 di Bandung sebagai edisi Jawa Barat dari Harian Angkatan Bersenjata. Kemudian, pada 24 Maret 1967, media ini resmi berdiri secara de jure dengan nama Pikiran Rakyat setelah terlepas dari keterkaitan dengan militer.
Berdasarkan pantauan di lapangan, acara berlangsung meriah dan khidmat. Selain Pangdam III/Siliwangi, penghargaan juga diberikan kepada Kapolda Jawa Barat, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, serta sejumlah tokoh masyarakat lainnya.***
Reporter : Mia






