GELIATMEDIA.COM – Kawasan pusat Kota Bandung, khususnya Jalan Asia Afrika dan Jalan Braga, dipadati wisatawan dari berbagai daerah hingga mancanegara pada Minggu (22/3/2026) atau H+1 Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Peningkatan aktivitas wisata terlihat signifikan di sejumlah titik ikonik kota.
Kepadatan pengunjung tampak di sejumlah ruas jalan seperti Asia Afrika, Braga, dan Jalan ABC. Wisatawan memadati kawasan tersebut untuk menikmati suasana kota sekaligus berfoto di lokasi-lokasi bersejarah. Meski terjadi lonjakan pengunjung, arus lalu lintas terpantau padat namun tetap lancar berkat pengaturan petugas di lapangan.
Salah seorang pedagang di kawasan Cikapundung Riverspot, Nanang (40), membenarkan adanya peningkatan jumlah wisatawan yang cukup drastis dibandingkan hari biasa.
“Pada hari kedua Idulfitri ini, lonjakan pengunjung di kawasan Asia Afrika dan sekitarnya meningkat tajam, terutama di area Taman Cikapundung. Pemerintah Kota Bandung juga membuka stan kuliner, jajanan, dan oleh-oleh selama dua minggu, dimulai sejak sepekan sebelum Lebaran,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Agus, salah satu wisatawan yang berkunjung ke Bandung. Ia mengaku menikmati suasana libur Lebaran di kawasan Braga dan Asia Afrika.
“Ramai, tapi tetap nyaman. Jalanan tidak macet, jadi enak untuk jalan-jalan. Suasananya juga hidup karena banyak orang beraktivitas,” katanya.
Sementara itu, kondisi berbeda terlihat di kawasan Jalan Dago yang tidak terlalu padat. Meski demikian, aktivitas wisata tetap berlangsung dengan adanya pengunjung di sejumlah titik kuliner dan ruang publik. Situasi ini justru memberikan kenyamanan bagi wisatawan yang menginginkan suasana lebih santai.
“Di Dago tidak terlalu ramai, jadi terasa lebih nyaman. Kalau di sekitar Braga, Alun-alun, dan Cikapundung memang lebih padat, tapi masih leluasa untuk berjalan atau mampir ke tempat makan,” ujar salah seorang pengunjung.
Di sisi lain, kepadatan justru terlihat di wilayah timur Kota Bandung yang berbatasan dengan Kabupaten Bandung. Arus lalu lintas di kawasan Bundaran Cibiru menuju Cileunyi maupun sebaliknya terpantau padat akibat meningkatnya mobilitas pemudik lokal. Kepadatan terjadi cukup lama karena tingginya volume kendaraan yang keluar dan masuk melalui jalur arteri.
Reporter: Mia






