Forum Musrenbang RKPD 2027 Sukabumi, Kadis Perikanan Dukung Program Prioritas Daerah

- Admin

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi

GELIATMEDIA.COM – Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Sripadmoko, menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang digelar di Bale Pangripta, Bapperida Kabupaten Sukabumi, Selasa (31/3/2026).

Forum strategis tersebut diikuti sekitar 400 peserta yang terdiri dari unsur perangkat daerah, para camat, DPRD, instansi vertikal, tokoh masyarakat hingga TP PKK. Adapun tema pembangunan RKPD 2027 ditetapkan “Penyiapan Ekosistem Pendukung untuk Penguatan Agroindustri dan Pariwisata”.

Bupati Sukabumi, Asep Japar, dalam sambutannya menegaskan bahwa visi pembangunan daerah diarahkan pada terwujudnya Sukabumi yang Mubarakah (maju, unggul, berbudaya, dan berkah). Ia menekankan penguatan sektor agroindustri dan pariwisata sebagai pilar utama penggerak ekonomi daerah.

“Kedua sektor strategis ini memberikan multiplier effect terhadap kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.

Baca Juga :  Dinas Perikanan Dukung Penguatan Nilai Religius ASN Lewat Forum MTA Pemkab Sukabumi

Bupati juga menyoroti sejumlah fokus pembangunan, mulai dari evaluasi kinerja tahun sebelumnya, sinergi dengan prioritas nasional, hingga percepatan penanganan pascabencana. Ia meminta seluruh perangkat daerah memastikan keselarasan program dengan kebijakan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Sejumlah agenda nasional turut menjadi perhatian, di antaranya penanggulangan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem, pembangunan sekolah rakyat, pembangunan 3 juta rumah, ketahanan pangan, layanan kesehatan melalui JKN dan program Makan Bergizi Gratis (MBG), perluasan akses pendidikan, pengendalian inflasi, penguatan koperasi desa, serta kemudahan perizinan usaha.

Selain itu, alokasi belanja wajib juga ditekankan, termasuk 40 persen untuk infrastruktur layanan publik seperti program Tumaninah (jalan kabupaten dan irigasi) serta program Sakinah (rumah layak huni). Sektor pendidikan dialokasikan minimal 20 persen, disusul sektor kesehatan dan pelayanan publik lainnya.

Baca Juga :  Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi Hadiri Peresmian Gedung MUI di Cikembar

Bupati berharap Musrenbang mampu menghasilkan perencanaan yang partisipatif dan berbasis kebutuhan masyarakat. “Usulan desa dan kecamatan harus selaras dengan prioritas daerah agar pembangunan berjalan efektif dan berkesinambungan,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, memaparkan tahapan penyusunan RKPD 2027 yang dimulai dari Kick Off Meeting Desember 2025 hingga target penyusunan akhir pada minggu keempat Juni 2026.

Berdasarkan data Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), terdapat 6.617 usulan dari Musrenbang desa yang kemudian disaring menjadi 1.711 usulan prioritas tingkat kecamatan dan saat ini masih dalam proses verifikasi perangkat daerah. Selain itu, terdapat 2.238 usulan dari pokok pikiran DPRD yang juga tengah diverifikasi.

Hasil pengolahan usulan menunjukkan kebutuhan masyarakat masih didominasi sektor infrastruktur permukiman, seperti peningkatan jalan lingkungan, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), serta pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM).

Baca Juga :  Kepala Dinas Disbudpora Apresiasi Gelaran Turnamen Mini Soccer Bupati Cup 2025

Di kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menegaskan bahwa RKPD 2027 harus selaras dengan RPJMD 2025–2029 dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“RKPD harus konsisten dengan visi pembangunan jangka menengah serta menjadikan agroindustri dan pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi daerah,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga memberikan penghargaan kepada 17 perusahaan yang dinilai taat terhadap ketentuan daerah, di antaranya Akur Pratama, Semen Jawa, Mercy Farma, dan GSI.

Kegiatan Musrenbang ditutup dengan penandatanganan berita acara sebagai bentuk komitmen bersama dalam penyusunan RKPD Tahun 2027.***

 

 

(Red)

 

Berita Terkait

Dukung Ekonomi Rakyat, Presiden Prabowo Salurkan 100 Becak Listrik ke Kabupaten Sukabumi
Bupati Sukabumi Pantau Pelayanan KB MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi, 168 Akseptor Ikuti Program
Bupati Sukabumi Monitoring Layanan KB Mantap, Pastikan Pelayanan Sesuai Prosedur
Wabup Andreas Dampingi Wamen Kemendukbangga/BKKBN Tinjau Kolaborasi Penanganan Stunting di Kadudampit
Wamen BKKBN Kunjungi Sukabumi, Wabup Andreas Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Tekan Stunting
Wamen Kemendukbangga/BKKBN RI Isyana Bagoes Oka Tinjau Kolaborasi Penanganan Stunting di Sukabumi
Becak Listrik Bantuan Prabowo Segera Mengaspal di Sukabumi, Pemkab Matangkan Persiapan
Bupati Terima Aset Rampasan KPK: Harus Jadi Nilai Tambah bagi Pembangunan Sukabumi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Presiden Prabowo Salurkan 100 Becak Listrik ke Kabupaten Sukabumi

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Bupati Sukabumi Pantau Pelayanan KB MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi, 168 Akseptor Ikuti Program

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Bupati Sukabumi Monitoring Layanan KB Mantap, Pastikan Pelayanan Sesuai Prosedur

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Wabup Andreas Dampingi Wamen Kemendukbangga/BKKBN Tinjau Kolaborasi Penanganan Stunting di Kadudampit

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Wamen BKKBN Kunjungi Sukabumi, Wabup Andreas Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Tekan Stunting

Berita Terbaru