Bapperida Perkuat Sinergi Pengendalian Emisi melalui Rakor Pokja GRK

- Admin

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Bapperida Kabupaten Sukabumi menggelar Rakor Pokja Gas Rumah Kaca

Bapperida Kabupaten Sukabumi menggelar Rakor Pokja Gas Rumah Kaca

GELIATMEDIA.COM – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sukabumi menggelar rapat koordinasi Kelompok Kerja (Pokja) Gas Rumah Kaca (GRK) sebagai langkah strategis dalam memperkuat penyusunan perencanaan pembangunan daerah sektor kewilayahan.

Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan dalam rangka menyelaraskan dokumen perencanaan pembangunan daerah, mulai dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), hingga Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Baca Juga :  Bupati Sukabumi Resmikan Gedung Serbaguna Bale Binangkit di Desa Sagaranten

Kegiatan ini juga diarahkan untuk mendukung pencapaian Indikator Utama Pembangunan (IUP) sebagaimana tertuang dalam RPJMD Kabupaten Sukabumi Tahun 2025–2029.

Kepala Bapperida Kabupaten Sukabumi, Toha Wildan Athoilah, menegaskan bahwa penguatan koordinasi lintas perangkat daerah menjadi kunci dalam memastikan perencanaan pembangunan berjalan selaras dengan target pengendalian emisi.

Baca Juga :  Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Serap Aspirasi Masyarakat di Cisolok

“Melalui Rakor Pokja GRK ini, kami ingin memastikan seluruh perangkat daerah memiliki pemahaman dan komitmen yang sama dalam menyelaraskan dokumen perencanaan. Upaya pengendalian emisi gas rumah kaca harus terintegrasi dalam setiap kebijakan dan program pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antarperangkat daerah dan instansi terkait sangat diperlukan agar perencanaan pembangunan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan.

Baca Juga :  Bappelitbangda Dampingi Penilaian P2WKSS Jabar, Dorong Penguatan Data dan Perencanaan Berbasis Potensi Lokal

“Pembangunan daerah harus sejalan dengan prinsip berkelanjutan. Karena itu, pengendalian emisi GRK menjadi bagian penting dalam mendukung tercapainya target pembangunan Kabupaten Sukabumi periode 2025–2029,” tandasnya.***

 

 

(Red)

 

 

 

Berita Terkait

Dukung Ekonomi Rakyat, Presiden Prabowo Salurkan 100 Becak Listrik ke Kabupaten Sukabumi
Bupati Sukabumi Pantau Pelayanan KB MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi, 168 Akseptor Ikuti Program
Bupati Sukabumi Monitoring Layanan KB Mantap, Pastikan Pelayanan Sesuai Prosedur
Wabup Andreas Dampingi Wamen Kemendukbangga/BKKBN Tinjau Kolaborasi Penanganan Stunting di Kadudampit
Wamen BKKBN Kunjungi Sukabumi, Wabup Andreas Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Tekan Stunting
Wamen Kemendukbangga/BKKBN RI Isyana Bagoes Oka Tinjau Kolaborasi Penanganan Stunting di Sukabumi
Becak Listrik Bantuan Prabowo Segera Mengaspal di Sukabumi, Pemkab Matangkan Persiapan
Bupati Terima Aset Rampasan KPK: Harus Jadi Nilai Tambah bagi Pembangunan Sukabumi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Presiden Prabowo Salurkan 100 Becak Listrik ke Kabupaten Sukabumi

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Bupati Sukabumi Pantau Pelayanan KB MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi, 168 Akseptor Ikuti Program

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Bupati Sukabumi Monitoring Layanan KB Mantap, Pastikan Pelayanan Sesuai Prosedur

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Wabup Andreas Dampingi Wamen Kemendukbangga/BKKBN Tinjau Kolaborasi Penanganan Stunting di Kadudampit

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Wamen BKKBN Kunjungi Sukabumi, Wabup Andreas Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Tekan Stunting

Berita Terbaru