GELIATMEDIA.COM – Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Produksi Swasembada Pangan sekaligus Syukuran Swasembada Pangan Kabupaten Sukabumi Tahun 2025 di Hotel Augusta Palabuhanratu, Selasa (10/2/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum evaluasi capaian serta penguatan komitmen swasembada pangan berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan diseminasi dibuka oleh Asisten Daerah (Asda) II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Puji Widodo, dan dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan Kementerian Pertanian, perangkat daerah provinsi dan kabupaten, Perum BULOG, para penyuluh pertanian, Koordinator BPP di 47 kecamatan, petani, penangkar, produsen benih, serta mitra strategis sektor pertanian lainnya.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin, menjelaskan bahwa pada tahun 2025 Kabupaten Sukabumi berhasil melampaui target produksi pangan utama, khususnya padi dan jagung. Target produksi padi sebesar 899.599 ton berhasil direalisasikan sebesar 1.077.867 ton atau mencapai 119,82 persen. Sementara itu, luas panen padi tercatat 185.661 hektare atau 114,36 persen dari target swasembada.
“Alhamdulillah, capaian ini menunjukkan kerja keras seluruh insan pertanian, mulai dari petani, penyuluh, hingga dukungan pemerintah pusat dan daerah berjalan dengan baik,” ujarnya.
Untuk komoditas jagung, lanjut Aep, realisasi produksi mencapai 133.144 ton atau 127,42 persen dari target sebesar 104.492 ton, dengan luas panen mencapai 26.457 hektare. Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Sukabumi sebagai salah satu daerah dengan kinerja produksi pangan terbaik di tingkat nasional.
Aep Majmudin juga menyampaikan bahwa masih terdapat potensi luas panen padi sekitar 5.485 hektare yang belum terlaporkan, dengan estimasi produksi mencapai 27.425 ton. Hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi dalam penyempurnaan sistem pelaporan pertanian ke depan.
“Ini menjadi perhatian kami untuk perbaikan data dan pelaporan pada tahun 2026 agar semakin akurat dan terintegrasi,” tegasnya.
Atas capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menerima sejumlah penghargaan, di antaranya peringkat kedua peningkatan produksi beras nasional tahun 2025 serta peringkat pertama peningkatan produksi padi dan jagung tingkat Provinsi Jawa Barat.
Memasuki tahun 2026, Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi berkomitmen mendukung swasembada pangan berkelanjutan sesuai dengan RPJMD Kabupaten Sukabumi dan Renstra Provinsi Jawa Barat. Target produksi padi ditetapkan sekitar 876 ribu ton dan jagung sekitar 118 ribu ton.
Aep Majmudin menambahkan, kinerja Luas Tambah Tanam (LTT) padi pada awal tahun 2026 menunjukkan tren yang sangat positif. Pada Januari 2026, realisasi LTT mencapai 18.352,6 hektare atau 111,2 persen dari target Kementerian Pertanian.
“Capaian ini tidak lepas dari dukungan bantuan pemerintah pusat berupa benih, sarana produksi, alat dan mesin pertanian, serta dukungan penyerapan gabah oleh Perum BULOG untuk menjaga stabilitas harga dan meningkatkan kesejahteraan petani,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan piagam penghargaan, penyerahan buku Kekayaan Varietas Lokal Padi Terdaftar di Indonesia dari Kementerian Pertanian kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi, serta penandatanganan komitmen bersama dukungan Program Swasembada Pangan Tahun 2026.
(Tono)






