GELIATMEDIA.COM – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi mulai merealisasikan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana tanah bergerak tahun 2024 di Desa Panumbangan, Kecamatan Jampang Tengah. Pembangunan tersebut ditandai dengan kegiatan peletakan batu pertama sebagai langkah awal pemulihan pascabencana.
Kegiatan ini dihadiri Bupati Sukabumi H. Asep Japar, jajaran Forkopimcam Jampang Tengah, perangkat daerah terkait, serta Forum Mitigasi Bencana Kabupaten Sukabumi. Pembangunan huntap diharapkan dapat memberikan tempat tinggal yang aman, layak, dan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menyampaikan bahwa pembangunan hunian tetap ini merupakan komitmen pemerintah daerah dalam melindungi dan memulihkan kehidupan warga pascabencana.
“Pembangunan hunian tetap ini kami rancang dengan memperhatikan aspek keamanan lokasi dan kelayakan bangunan, sehingga warga dapat kembali tinggal dengan rasa aman dan nyaman. Ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan solusi jangka panjang bagi masyarakat terdampak bencana,” ujar Sendi Apriadi.
Ia menambahkan, pembangunan huntap tersebut mendapat dukungan dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank BJB Cabang Palabuhanratu tahun 2025. Sinergi ini menjadi wujud kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia perbankan dalam percepatan pemulihan pascabencana.
“Melalui dukungan CSR Bank BJB, kami berharap pembangunan hunian tetap ini dapat berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Panumbangan,” pungkasnya.***
(Red)






