Sekda Buka Pembinaan Pengelolaan BMD, Bappelitbangda Dorong Tata Kelola Aset Daerah yang Akuntabel

- Admin

Sabtu, 6 Desember 2025 - 06:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Pembinaan pengelolaan Barang Milik Daerah menjadi langkah strategis

Pembinaan pengelolaan Barang Milik Daerah menjadi langkah strategis

GELIATMEDIA.COM – Kepala Bappelitbangda Kabupaten Sukabumi, Toha Wildan Athoilah, menghadiri kegiatan Pembinaan Barang Milik Daerah (BMD) yang secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, pada Jumat (5/12/25), di Aula PKK Pendopo Sukabumi.

Kegiatan pembinaan tersebut bertujuan untuk mewujudkan pengelolaan aset daerah yang tertib, efektif, efisien, dan akuntabel, sehingga mampu menunjang kelancaran penyelenggaraan pemerintahan serta pelaksanaan pembangunan daerah.

Upaya tersebut juga diharapkan dapat mencegah terjadinya kerugian negara, memaksimalkan nilai aset, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui perencanaan, pemanfaatan, pengawasan yang tepat, dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Baca Juga :  Bappelitbangda Dorong Perlindungan Pekerja Sektor Informal Lewat BPJS Ketenagakerjaan

Pembinaan BMD diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari perwakilan perangkat daerah dan kecamatan di Kabupaten Sukabumi.

Dalam arahannya, Sekda Ade Suryaman menegaskan bahwa BMD merupakan salah satu aspek penting dalam tata kelola pemerintahan. BMD tidak hanya dipandang sebagai aset fisik yang mendukung pelaksanaan tugas pemerintah, tetapi juga merupakan aset strategis yang memiliki nilai ekonomi, sosial, dan pelayanan publik.

Baca Juga :  Bupati Sukabumi Minta Dinas PU Responsif Hadapi Keluhan Infrastruktur

“Oleh karena itu, setiap tahapan pengelolaan mulai dari perencanaan kebutuhan, penganggaran, pengadaan, penggunaan, pemanfaatan, pengamanan, pemeliharaan hingga penghapusan harus dilaksanakan berdasarkan prinsip value for money; efisien, efektif, dan kepatuhan pada peraturan perundang-undangan,” tegasnya.

Lebih lanjut Sekda menyampaikan, perbaikan tata kelola di hulu menjadi langkah penting untuk mencegah berbagai permasalahan di hilir. Hal tersebut memerlukan komitmen yang kuat, sistem yang baik, regulasi yang jelas, integritas aparatur, serta kemampuan teknis yang memadai.

Baca Juga :  Bappelitbangda Apresiasi Pelantikan PPPK Paruh Waktu Dorong Percepatan Pembangunan Daerah

“Semoga kegiatan ini menjadi langkah maju dalam meningkatkan tata kelola BMD, memperkuat pengendalian internal, serta meminimalisir risiko kerugian negara dan daerah,” tutupnya.***

 

 

(Red)

 

 

Berita Terkait

Bupati Sukabumi Pantau Pelayanan KB MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi, 168 Akseptor Ikuti Program
Bupati Sukabumi Monitoring Layanan KB Mantap, Pastikan Pelayanan Sesuai Prosedur
Wamen BKKBN Kunjungi Sukabumi, Wabup Andreas Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Tekan Stunting
Becak Listrik Bantuan Prabowo Segera Mengaspal di Sukabumi, Pemkab Matangkan Persiapan
Bupati Terima Aset Rampasan KPK: Harus Jadi Nilai Tambah bagi Pembangunan Sukabumi
Hj Rina Rosmaniar Japar Lantik 27 Ketua TP PKK Kecamatan di Kabupaten Sukabumi
Bupati Sukabumi Jawab Pandangan Fraksi DPRD Terkait Raperda APBD 2027
Soal Bantuan BPJS, Sekda Sukabumi: Data Pemkab dan BPJS Harus Disinkronkan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Bupati Sukabumi Pantau Pelayanan KB MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi, 168 Akseptor Ikuti Program

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Bupati Sukabumi Monitoring Layanan KB Mantap, Pastikan Pelayanan Sesuai Prosedur

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Wamen BKKBN Kunjungi Sukabumi, Wabup Andreas Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Tekan Stunting

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:13 WIB

Becak Listrik Bantuan Prabowo Segera Mengaspal di Sukabumi, Pemkab Matangkan Persiapan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Bupati Terima Aset Rampasan KPK: Harus Jadi Nilai Tambah bagi Pembangunan Sukabumi

Berita Terbaru