Minim Transparansi, PPK Proyek Normalisasi Irigasi Cirasea Kembali Tak Berikan Keterangan Resmi

- Admin

Kamis, 4 Desember 2025 - 17:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Minim transparansi dalam proyek Normalisasi Irigasi Cirasea

Minim transparansi dalam proyek Normalisasi Irigasi Cirasea

GELIATMEDIA.COM – Upaya memperoleh informasi terkait proyek Normalisasi Irigasi Cirasea di Desa Bumiwangi, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, kembali menemui kebuntuan. Hingga Kamis (04/12/2025), sejumlah awak media yang mendatangi Kantor UPTD SDA Citarum di Kota Bandung, tidak mendapat jawaban pasti dari pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang menangani proyek tersebut.

Pihak UPTD SDA Citarum dan Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Barat dinilai belum kooperatif dalam memberikan respons atas surat konfirmasi resmi dari beberapa media yang sebelumnya telah dilayangkan.

Informasi terkait progres pelaksanaan proyek pemerintah semestinya dapat diakses publik, sesuai amanat UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Namun pihak PPK yang merupakan penanggung jawab teknis proyek, belum memberikan keterangan baik secara langsung maupun tertulis.

Baca Juga :  Dinas PU Kabupaten Sukabumi Tampilkan Program Unggulan di Sukabumi Expo 2025

Di lapangan, awak media juga tidak menemukan papan informasi proyek, yang merupakan kewajiban pelaksana pekerjaan pemerintah. Situasi ini memunculkan dugaan publik mengenai tidak tersampaikannya informasi terkait anggaran, jadwal, maupun progres pekerjaan, terlebih sejumlah warga, Kepala Desa Bumiwangi, hingga Ketua BPD menyatakan belum menerima informasi detail mengenai pelaksanaannya.

Humas Dinas SDA: Surat Konfirmasi Sudah Masuk, Jawaban Belum Bisa Diberikan

Humas Dinas SDA Provinsi Jawa Barat, Asep, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima tiga surat resmi dari media terkait konfirmasi proyek tersebut. Ia menyebutkan seluruh dokumen telah didisposisi sesuai alur. Namun hingga kini, pihak Humas belum dapat memberikan jawaban karena belum memperoleh keterangan dari UPTD SDA Citarum.

“Yang mengetahui detail teknis dan progres proyek adalah PPK UPTD SDA Citarum,” ujarnya.

Baca Juga :  Bangga Kabupaten Bandung Cetak Sejarah, ASN Sabet Predikat Kinerja Tinggi Nasional

Pihak UPTD Mengaku Sudah Teruskan ke PPK, Namun Tetap Tanpa Respons

Konfirmasi langsung awak media kepada UPTD SDA Citarum juga belum menghasilkan tanggapan. Melalui pesan WhatsApp, pihak Humas UPTD, Mimid, menyampaikan bahwa seluruh pertanyaan telah diteruskan kepada PPK. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada balasan ataupun kesempatan wawancara yang diberikan.

Publik Bertanya: Ada Apa dengan Proyek Normalisasi Cirasea?

Sikap enggan memberikan informasi mengenai proyek yang digadang-gadang untuk meningkatkan manfaat layanan irigasi ini memunculkan tanya besar. Minimnya data yang tersampaikan kepada masyarakat, absennya papan proyek, dan sulitnya akses klarifikasi, memunculkan kekhawatiran adanya persoalan dalam pelaksanaan pekerjaan.

Apalagi sejumlah aturan jelas mengatur kewajiban transparansi, di antaranya:

Baca Juga :  Disebut Rumahnya Gudang BBM Ilegal, Riri Sampaikan Klarifikasi dan Hak Jawab

UU No.14/2008 KIP
Mengatur hak masyarakat atas informasi publik dan kewajiban badan publik menyediakan informasi program dan kegiatan.

UU No.40/1999 tentang Pers
Menegaskan hak pers dalam memperoleh informasi serta kewajiban badan publik memberikan hak jawab.

Peraturan Presiden Pengadaan Barang/Jasa
Menjunjung asas transparansi dan akuntabilitas.

Permen PUPR No.14/2020
Mewajibkan pemasangan papan informasi proyek di lokasi pekerjaan.

Hingga berita ini diturunkan, PPK UPTD SDA Citarum belum memberikan tanggapan resmi baik melalui pernyataan lisan maupun dokumen tertulis.

Publik dan media masih menunggu klarifikasi sebagai bagian dari keterbukaan informasi guna memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.***

 

 

Reporter : Asep Topiq

 

 

Berita Terkait

Puncak HSN 2026 di Palabuhanratu Meriah, Ribuan Peserta Ikuti Kirab Bendera Merah Putih 100 Meter
Satlantas Polres Cimahi Sambangi Ponpes Nurul Ikhlas Al-Bahri, Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim dan Santri
Tak Lagi Tempuh 2 Kilometer ke Sungai, Warga Cikiara Kebun Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD
Sambut HKN ke-62, Puskesmas Palabuhanratu Gelar Olahraga Bersama dan Cek Kesehatan Gratis, Warga Antusias
Hari Santri Nasional 2026, Ade Ridwan Ajak Santri Berperan Aktif dalam Pembangunan Bangsa
Gebyar Hari Santri Nasional 2026 di Cikakak, Ratusan Peserta Ikuti Berbagai Perlombaan
410 Pemancing Padati Lomba Mancing Badong, Syukuran Hari Nelayan Sangrawayan ke-4 Meriah
PT DMCG Gelar Rapat Koordinasi UKL-UPL Rencana Eksplorasi Panas Bumi Cisolok–Cisukarame

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Puncak HSN 2026 di Palabuhanratu Meriah, Ribuan Peserta Ikuti Kirab Bendera Merah Putih 100 Meter

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Tak Lagi Tempuh 2 Kilometer ke Sungai, Warga Cikiara Kebun Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Sambut HKN ke-62, Puskesmas Palabuhanratu Gelar Olahraga Bersama dan Cek Kesehatan Gratis, Warga Antusias

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Ade Ridwan Ajak Santri Berperan Aktif dalam Pembangunan Bangsa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Gebyar Hari Santri Nasional 2026 di Cikakak, Ratusan Peserta Ikuti Berbagai Perlombaan

Berita Terbaru