Sekda Buka Forum Evaluasi Akhir Program YESS 2025, Tekankan Pentingnya Regenerasi Petani

- Admin

Selasa, 1 Juli 2025 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman membuka Forum Evaluasi Akhir Program YESS 2025.

Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman membuka Forum Evaluasi Akhir Program YESS 2025.

GELIATMEDIA.COM – Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, secara resmi membuka Forum Evaluasi Akhir Kegiatan Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) Tahun 2025. Kegiatan tersebut digelar di Bale Pangripta Bappelitbangda Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/7/2025).

Dalam sambutannya, Sekda menyoroti tantangan besar yang akan dihadapi bangsa di masa depan, yang menurutnya tidak lagi terbatas pada teknologi, melainkan menyangkut krisis pangan dan air yang berpotensi mengganggu stabilitas nasional.

Baca Juga :  Ketua DPRD Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila 2025 di Alun-alun Palabuhanratu

“Indonesia tidak boleh lengah. Kita harus mulai menyiapkan generasi muda yang kuat, cerdas, dan tangguh di sektor pertanian,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan keprihatinan terhadap rendahnya minat generasi muda untuk terjun ke dunia pertanian. Hal ini, menurutnya, menjadikan isu regenerasi petani sebagai masalah mendesak berskala nasional.

“Program YESS hadir di tengah keprihatinan ini, dan alhamdulillah telah membuktikan bahwa perubahan itu mungkin terjadi,” ujar Ade Suryaman.

Baca Juga :  Sekda Pimpin Rapat Terkait Banjir dan Dugaan Limbah, Tim Investigasi Segera Turun ke Lapangan

Meski Program YESS akan resmi berakhir pada 30 Juni 2025, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk terus mendorong pembaruan sektor pertanian. Salah satunya melalui pengembangan berbagai program lanjutan.

“Kami telah menyiapkan rangkaian program lanjutan seperti transformasi Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) menjadi Center of Excellence, pengembangan Petani Motekar, pembentukan ekosistem kawasan pertanian terpadu, serta integrasi lintas sektor,” paparnya.

Sekda juga menekankan bahwa forum evaluasi ini harus dijadikan momentum untuk membangun komitmen jangka panjang dalam memperkuat regenerasi petani.

Baca Juga :  Dukung Opini WTP, Bapperida Perkuat Sinergi Pengelolaan Keuangan Daerah

“Kita tidak sedang membangun proyek, kita sedang membangun masa depan,” tandasnya.

Sebagai informasi, Program YESS merupakan inisiatif Kementerian Pertanian bekerja sama dengan International Fund for Agricultural Development (IFAD), yang bertujuan melahirkan wirausaha muda dan tenaga kerja profesional di sektor pertanian, serta mempercepat proses regenerasi petani di Indonesia.***

(Red)

 

 

 

Follow WhatsApp Channel geliatmedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinas PU Sukabumi Tekankan Penguatan Pengawasan dalam Pembahasan LKPJ 2025
Baperida Tekankan Sinkronisasi Perencanaan dalam Pembahasan LKPJ 2025
Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi Perkuat Pengawasan LKPJ Bupati 2025
Hunian Pascabencana Dimulai, Baperida Pastikan Program Tepat Sasaran
Baperida Buka KKN Tematik Pesona Pantai Selatan Bersama Telkom University
Diskan Sukabumi Ikuti Aksi Bersih Jalur Wisata Palabuhanratu–Cisolok Pasca Idulfitri
Kepala Dinas Peternakan Hadiri Paripurna DPRD, Bupati Paparkan Capaian Pembangunan 2025
Kepala Dinas Peternakan Hadiri Pelantikan ASN, Pemkab Sukabumi Perkuat Struktur Birokrasi

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 09:55 WIB

Dinas PU Sukabumi Tekankan Penguatan Pengawasan dalam Pembahasan LKPJ 2025

Sabtu, 4 April 2026 - 09:51 WIB

Baperida Tekankan Sinkronisasi Perencanaan dalam Pembahasan LKPJ 2025

Kamis, 2 April 2026 - 19:33 WIB

Hunian Pascabencana Dimulai, Baperida Pastikan Program Tepat Sasaran

Kamis, 2 April 2026 - 19:15 WIB

Baperida Buka KKN Tematik Pesona Pantai Selatan Bersama Telkom University

Kamis, 2 April 2026 - 16:57 WIB

Diskan Sukabumi Ikuti Aksi Bersih Jalur Wisata Palabuhanratu–Cisolok Pasca Idulfitri

Berita Terbaru

error: Content is protected !!