Warga Desak Perbaikan Jembatan Cidadap, Jembatan Alternatif Kembali Diterjang Banjir

- Admin

Minggu, 6 April 2025 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan alternatif Bojong Kopo kembali diterjang banjir dan lumpuhkan arus lalu lintas. Warga Simpenan mendesak pemerintah segera perbaiki Jembatan Cidadap yang rusak.

Jembatan alternatif Bojong Kopo kembali diterjang banjir dan lumpuhkan arus lalu lintas. Warga Simpenan mendesak pemerintah segera perbaiki Jembatan Cidadap yang rusak.

GELIATMEDIA.COM – Jembatan alternatif Bojong Kopo di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, kembali diterjang banjir besar pada Minggu (6/4/2025) sekitar pukul 16.00 WIB.

Akibat peristiwa tersebut, arus lalu lintas lumpuh total. Kendaraan roda empat dari dua arah tidak dapat melintas karena kondisi jembatan yang terendam dan membahayakan.

Jembatan yang difungsikan sebagai jalur sementara menyusul kerusakan Jembatan Cidadap ini dinilai warga tidak efektif. Mereka menilai jembatan alternatif tersebut dibangun tanpa kajian teknis yang memadai, sehingga rentan rusak saat terjadi hujan deras dan banjir.

Baca Juga :  Kepala Dinas Disbudpora Sukabumi Sampaikan Bela Sungkawa atas Bencana Banjir dan Longsor

Salah satu warga Simpenan, Randy Iriana, Amd, SH, menyayangkan pembangunan jembatan yang menurutnya kurang tepat sasaran dan terburu-buru.

“Menurut saya, pembangunan jembatan alternatif ini kurang efektif. Seharusnya ada kajian teknis terlebih dahulu sebelum dibangun. Saat hujan deras seperti sekarang, jembatan langsung terendam banjir dan tidak bisa dilalui kendaraan, menyebabkan kemacetan panjang,” ujarnya Minggu (6/4/2025).

Oplus_16908288

Randy juga menyoroti potensi pemborosan anggaran dalam pembangunan jembatan alternatif tersebut. Ia menilai anggaran yang digunakan perlu dievaluasi karena hasil pembangunan tidak sesuai harapan warga.

Baca Juga :  Ciptakan Lingkungan Bersih, Babinsa Wangunsari Bersama Warga Bersihkan Jalan Desa

“Saya tidak tahu pasti berapa anggaran yang digunakan, tapi sebagai warga saya mengamati pembangunan ini sangat tidak efektif. Perlu dipertanyakan ke pihak terkait mengenai anggaran dan sumber dananya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Randy bersama warga lainnya mendesak agar Jembatan Cidadap segera diperbaiki. Menurutnya, pembangunan kembali jembatan utama jauh lebih penting untuk menjamin kelancaran dan keselamatan lalu lintas di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Wujud Penghormatan Para Pahlawan, Pemkab Sukabumi Gelar Pawai Obor di Palabuhanratu

“Keinginan kami, jembatan lama segera diperbaiki. Jembatan alternatif juga harus dikaji ulang agar tidak terulang kejadian seperti ini. Bagaimana jika banjir bandang terjadi di malam hari ketika ada warga yang melintas? Itu bisa berakibat fatal,” pungkasnya.

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar akses vital antara Simpenan dan Kiara Dua kembali normal dan aman untuk dilalui.***

 

Reporter : Asep T

 

 

Follow WhatsApp Channel geliatmedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Rumah di Desa Margaluyu Berhasil Dikendalikan Petugas Damkar
Pengadaan Sawdust PLTU Jadi Sorotan, Kelurahan Klaim Hanya Dampingi Warga
Gala Premiere Film “Silent Dance” Tampilkan Kolaborasi Tari Modern dan Tradisional Sunda
PLTU Pelabuhanratu Awali Overhaul Unit 1 dengan Santunan Anak Yatim dan Doa Bersama
Petugas Damkar Sukabumi Evakuasi Ular Sanca dari Area Permukiman Warga
Tim Puskeswan Sukalarang Monitoring dan Layani Kesehatan Domba Warga
Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi Monitoring Bumdesma Peternakan di Kadudampit
Pangdam Siliwangi dan Rektor UNPAK Sepakati Kemitraan Strategis

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:45 WIB

Kebakaran Rumah di Desa Margaluyu Berhasil Dikendalikan Petugas Damkar

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:12 WIB

Gala Premiere Film “Silent Dance” Tampilkan Kolaborasi Tari Modern dan Tradisional Sunda

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:44 WIB

PLTU Pelabuhanratu Awali Overhaul Unit 1 dengan Santunan Anak Yatim dan Doa Bersama

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:37 WIB

Petugas Damkar Sukabumi Evakuasi Ular Sanca dari Area Permukiman Warga

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:58 WIB

Tim Puskeswan Sukalarang Monitoring dan Layani Kesehatan Domba Warga

Berita Terbaru

error: Content is protected !!