Insiden Kebakaran Rumah di Kecamatan Waluran Satu Orang Meninggal Dunia

- Admin

Sabtu, 5 April 2025 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tragedi kebakaran melanda sebuah rumah panggung di Desa Caringinnunggal, Kecamatan Waluran, Sukabumi. Seorang lansia berusia 80 tahun meninggal dunia setelah terjebak di dalam rumah saat api melalap bangunan pada Jumat malam.

Tragedi kebakaran melanda sebuah rumah panggung di Desa Caringinnunggal, Kecamatan Waluran, Sukabumi. Seorang lansia berusia 80 tahun meninggal dunia setelah terjebak di dalam rumah saat api melalap bangunan pada Jumat malam.

GELIATMEDIA.COM – Sebuah kebakaran hebat melanda satu unit rumah panggung di Kampung Bojong Lame, RT 003 RW 010, Desa Caringinnunggal, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat malam (4/4/2025).

Insiden tersebut menelan korban jiwa seorang lansia bernama Karsiah (80), yang diduga terjebak di dalam rumah saat api melalap bangunan.

Menurut laporan dari Pos Pemadam Kebakaran Kecamatan Ciemas, kebakaran terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Api diduga berasal dari obat nyamuk bakar yang menyebabkan rumah berukuran 4 x 5 meter tersebut terbakar habis.

Baca Juga :  Pemilihan Pengurus Koperasi Desa Merah Putih Berlangsung Demokratis dan Kondusif

Warga yang melihat kepulan asap dan kobaran api berusaha melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya sebelum akhirnya menghubungi petugas damkar.

Petugas gabungan dari Pos Damkar Ciemas dan warga sekitar berhasil memadamkan api sekitar pukul 23.50 WIB. Namun, nyawa korban tidak terselamatkan. Jenazah Karsiah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumah yang telah hangus terbakar.

Baca Juga :  Pria dengan Gangguan Jiwa Bakar Rumah Orang Tuanya, Polisi Amankan Pelaku

Camat Waluran, Supendi S.IP., M.Si., membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi awak media.

“Benar, telah terjadi kebakaran rumah pada Jumat malam di Desa Caringinnunggal. Dugaan sementara api berasal dari obat nyamuk bakar dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia,” ungkapnya.

Pihak desa dan kecamatan telah melakukan asesmen di lokasi kejadian. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp40 juta. Jenazah korban disemayamkan di rumah anaknya sekitar pukul 01.00 WIB dan direncanakan akan dimakamkan hari ini di TPU Bojong Lame, Desa Caringinnunggal.

Baca Juga :  Babinsa Kertajaya Hadiri Acara Pengukuhan Paskibra Tahun 2024 Desa Kertajaya

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap potensi sumber api di dalam rumah, terutama pada malam hari.***

 

Reporter : Asep T

 

 

 

Follow WhatsApp Channel geliatmedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perwakilan SPI Jabar Apresiasi Rakercab DPC SPI Sukabumi Bernuansa Budaya
Musyawarah PAW Desa Tonjong Digelar, Warga Antusias Ikuti Tahapan Pemilihan
Forum Cikakak Ngahiji Gelar Konsolidasi:Perkuat Kekuatan Internal Demi Kemajuan Wilayah
HUT ke-66 SOKSI Diisi Donor Darah, Pengobatan Gratis, dan Bakti Sosial
Pemerintah Kelurahan Palabuhanratu Kawal Pembangunan 20 Unit Rumah Panggung Hingga Tuntas
Bandung Jadi Daerah Pertama Peluncuran Program Perintis Berdaya Connect
Mantan Karyawan Soroti Dugaan Tunggakan Dana Talangan Proyek Jembatan Cisolok–Cibareno
Kebakaran Rumah di Desa Margaluyu Berhasil Dikendalikan Petugas Damkar

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:45 WIB

Perwakilan SPI Jabar Apresiasi Rakercab DPC SPI Sukabumi Bernuansa Budaya

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:34 WIB

Musyawarah PAW Desa Tonjong Digelar, Warga Antusias Ikuti Tahapan Pemilihan

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:10 WIB

Forum Cikakak Ngahiji Gelar Konsolidasi:Perkuat Kekuatan Internal Demi Kemajuan Wilayah

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:57 WIB

HUT ke-66 SOKSI Diisi Donor Darah, Pengobatan Gratis, dan Bakti Sosial

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:40 WIB

Pemerintah Kelurahan Palabuhanratu Kawal Pembangunan 20 Unit Rumah Panggung Hingga Tuntas

Berita Terbaru

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sukabumi

Pemerintahan

DPMD Dukung Program Desa Berdampak 2026, Dua Desa Jadi Percontohan

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:45 WIB

error: Content is protected !!