Dedi Mulyadi dan Bupati Sukabumi Turun Ke Sungai Bersihkan Sampah Pasca Banjir Bandang

- Admin

Sabtu, 8 Maret 2025 - 18:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bersama Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, turun langsung membersihkan tumpukan sampah di aliran Sungai Cipalabuan pascabanjir bandang.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bersama Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, turun langsung membersihkan tumpukan sampah di aliran Sungai Cipalabuan pascabanjir bandang.

GELIATMEDIA.COM – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bersama Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, turun langsung membersihkan tumpukan sampah di aliran Sungai Cipalabuan pascabanjir bandang yang terjadi pada Kamis malam (6/3/2025).

Kegiatan ini berlangsung di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Palabuhanratu, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, pada Sabtu (8/3/2025).

Gubernur Dedi Mulyadi menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar meninjau lokasi terdampak, tetapi juga untuk membantu aparat dan masyarakat dalam penanganan bencana.

“Ini bukan sekadar pemantauan, tapi bentuk bantuan kepada Kapolres, Dandim, Bupati, dan masyarakat. Beban bencana adalah beban bersama,” ujarnya.

Ia mengungkapkan beberapa faktor utama penyebab bencana, di antaranya pendangkalan sungai, desain jembatan yang menghambat aliran air, kurangnya kesadaran masyarakat, serta kerusakan hutan akibat penebangan liar.

Baca Juga :  Ketua DPRD Hadiri Grand Opening Ratu Fresh Mart dan Launching SPPG Palabuhanratu

“Sampah rumah tangga yang hanyut sangat memprihatinkan. Ada kasur, bantal, guling, seprai, bahkan pakaian dalam,” cetusnya.

Sebagai langkah solusi jangka panjang, Gubernur Dedi Mulyadi merencanakan revolusi tata pemukiman di sekitar sungai. Ia mengusulkan relokasi rumah-rumah di bantaran sungai atau mengubah desainnya menjadi rumah panggung, sebagaimana yang telah diterapkan di Karawang dan Kabupaten Bogor.

“Semua rumah di jalur sungai akan dibongkar dan dipindahkan ke tempat lebih aman. Jika ingin tetap tinggal di dekat sungai, maka rumahnya harus berbentuk panggung. Jika tidak, saya tidak akan memberikan bantuan,” tegasnya.

Baca Juga :  Pelestarian Budaya dan Penguatan Pariwisata Lokal, Dinas Pariwisata Apresiasi Hari Nelayan Cisolok ke-28

Selain itu, pemerintah akan merelokasi kawasan sempadan sungai dan melakukan penertiban dengan melibatkan PSDA, BBWS, serta pengamanan dari Brimob agar proses berjalan lancar.

“Langkah ini diharapkan dapat mencegah bencana serupa terjadi setiap tahun,” tambahnya.

Terkait jalur longsoran di Simpenan, Gubernur meminta penghentian aktivitas penebangan pohon, penambangan, serta alih fungsi lahan yang tidak terkendali.

“Masalah ini tidak akan selesai jika hulunya tidak dibereskan. Jangan hanya berpikir soal keuntungan ekonomi,” tandasnya.

Baca Juga :  Kecamatan Palabuhanratu Gelar Rapat Evaluasi Penggunaan Dana Desa 2025

Sementara itu, Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, mengapresiasi langkah cepat Gubernur dalam menangani dampak banjir.

“Langkah nyata ini luar biasa. Sodetan yang muncul di saluran air menyebabkan banjir dan harus segera ditangani,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Sungai Cipalabuan berada di bawah kewenangan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Provinsi. Dalam waktu dekat, pemerintah provinsi akan mengerahkan alat berat untuk melakukan pengerukan sungai.

“Rencana relokasi warga atau perubahan desain rumah menjadi rumah panggung akan segera dikaji dan direalisasikan guna mencegah bencana di masa depan,” pungkasnya.***

 

 

 

Berita Terkait

Dari Dua Pekan Persiapan hingga Sukses Digelar, Karnaval Palabuhanratu Siap Naik Kelas
Pisah Sambut Camat Cikakak, Sutopo Bertugas di Palabuhanratu, Purnama Giri Pimpin Cikakak
Upacara HUT ke-81 RI di Kecamatan Cikakak Perkuat Sinergi dan Semangat Nasionalisme
Upacara HUT ke-81 RI di Cangehgar, Semua Peserta Berdiri Dengarkan Paparan Bupati
Pengabdian hingga 30 Tahun, 81 PNS Pemkab Sukabumi Terima Penghargaan
Dua Jabatan Strategis Masih Plt, BKPSDM Sukabumi Tunggu Keputusan Bupati
Surfing Internasional Ramaikan Cimaja, Pemkab Sukabumi Ingin Potensi Wisata Makin Mendunia
Bukan Sekadar Kibarkan Bendera, Asep Japar Bekali Paskibraka Nilai Pengabdian

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Dari Dua Pekan Persiapan hingga Sukses Digelar, Karnaval Palabuhanratu Siap Naik Kelas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Pisah Sambut Camat Cikakak, Sutopo Bertugas di Palabuhanratu, Purnama Giri Pimpin Cikakak

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:40 WIB

Upacara HUT ke-81 RI di Kecamatan Cikakak Perkuat Sinergi dan Semangat Nasionalisme

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Upacara HUT ke-81 RI di Cangehgar, Semua Peserta Berdiri Dengarkan Paparan Bupati

Minggu, 16 Agustus 2026 - 18:32 WIB

Pengabdian hingga 30 Tahun, 81 PNS Pemkab Sukabumi Terima Penghargaan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!