Bersama Disperkim, Sekda Sukabumi Pastikan Data Rumah Terdampak Bencana Akurat

- Admin

Senin, 9 Desember 2024 - 16:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Sekda Sukabumi, Ade Suryaman, pimpin percepatan pendataan rumah terdampak bencana untuk bantuan lebih tepat sasaran. | Foto: Istimewa

Sekda Sukabumi, Ade Suryaman, pimpin percepatan pendataan rumah terdampak bencana untuk bantuan lebih tepat sasaran. | Foto: Istimewa

GELIATMEDIA.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, bersama Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), mengikuti rapat virtual yang bertujuan mempercepat pendataan kerusakan rumah akibat bencana. Rapat ini berlangsung di Pendopo Sukabumi pada Senin (9/12/2024).

Kegiatan tersebut bertujuan mempercepat proses pemulihan pasca-bencana di Kabupaten Sukabumi, memastikan bantuan dapat segera disalurkan kepada masyarakat terdampak. Dalam keterangannya, Ade Suryaman menekankan pentingnya pendataan yang cepat dan akurat.

Baca Juga :  Palabuhanratu Diterjang Banjir, Dua Rumah Hancur dan Satu Korban Jiwa Dilaporkan

“Proses pendataan ini sangat krusial untuk memastikan bahwa setiap warga yang terkena dampak bencana bisa mendapatkan bantuan sesuai kondisi rumah mereka. Data yang terpercaya akan mempermudah pemulihan yang lebih cepat,” ujar Ade Suryaman.

Rapat ini turut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Disdukcapil, Kepala Diskominfosan, serta beberapa pejabat terkait lainnya. Mereka memberikan pandangan dan masukan terkait langkah-langkah teknis dalam pendataan rumah terdampak bencana.

Baca Juga :  Baperida Kabupaten Sukabumi Dorong Percepatan UHC Demi Wujudkan Akses Kesehatan Merata

Sebelumnya, Sekda bersama jajaran pemerintah daerah telah melakukan monitoring langsung ke lokasi bencana di Kecamatan Cikidang dan Cibadak. Monitoring ini dilakukan untuk melihat langsung dampak bencana pergeseran tanah dan memastikan pendataan berjalan lancar.

Baca Juga :  Wakil Bupati Sukabumi Tinjau Lokasi Bencana di Palabuhanratu

“Monitoring lapangan sangat penting untuk mendapatkan gambaran langsung situasi di lokasi. Kami ingin memastikan seluruh proses pendataan hingga bantuan berjalan efektif dan masyarakat segera mendapatkan pertolongan,” tambahnya.

Kegiatan ini menjadi langkah awal pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam menanggapi bencana alam secara sigap dan terstruktur demi kesejahteraan masyarakat.***

 

 

 

Berita Terkait

Dari Dua Pekan Persiapan hingga Sukses Digelar, Karnaval Palabuhanratu Siap Naik Kelas
Pisah Sambut Camat Cikakak, Sutopo Bertugas di Palabuhanratu, Purnama Giri Pimpin Cikakak
Upacara HUT ke-81 RI di Kecamatan Cikakak Perkuat Sinergi dan Semangat Nasionalisme
Upacara HUT ke-81 RI di Cangehgar, Semua Peserta Berdiri Dengarkan Paparan Bupati
Pengabdian hingga 30 Tahun, 81 PNS Pemkab Sukabumi Terima Penghargaan
Dua Jabatan Strategis Masih Plt, BKPSDM Sukabumi Tunggu Keputusan Bupati
Surfing Internasional Ramaikan Cimaja, Pemkab Sukabumi Ingin Potensi Wisata Makin Mendunia
Bukan Sekadar Kibarkan Bendera, Asep Japar Bekali Paskibraka Nilai Pengabdian

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Dari Dua Pekan Persiapan hingga Sukses Digelar, Karnaval Palabuhanratu Siap Naik Kelas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Pisah Sambut Camat Cikakak, Sutopo Bertugas di Palabuhanratu, Purnama Giri Pimpin Cikakak

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:40 WIB

Upacara HUT ke-81 RI di Kecamatan Cikakak Perkuat Sinergi dan Semangat Nasionalisme

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Upacara HUT ke-81 RI di Cangehgar, Semua Peserta Berdiri Dengarkan Paparan Bupati

Minggu, 16 Agustus 2026 - 18:32 WIB

Pengabdian hingga 30 Tahun, 81 PNS Pemkab Sukabumi Terima Penghargaan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!