Kecamatan Cisolok Lakukan Persiapan Survei Status Gizi Indonesia untuk Penurunan Stunting

- Admin

Selasa, 12 November 2024 - 18:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Kecamatan Cisolok Lakukan Persiapan Survei Status Gizi Indonesia untuk Penurunan Stunting

Kecamatan Cisolok Lakukan Persiapan Survei Status Gizi Indonesia untuk Penurunan Stunting

GELIATMEDIA,COM – Dalam upaya menekan angka stunting, Pemerintah Kecamatan Cisolok aktif melakukan persiapan pelaksanaan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) yang dijadwalkan pada 9-10 Desember 2024.

Posyandu Bougenvile di Kampung Cigoler, Desa Cisolok, Kecamatan Cisolok, menjadi pusat kegiatan sosialisasi yang berlangsung pada Selasa (12/11/2024).

Puluhan balita yang hadir di Posyandu Bougenvile menjalani penimbangan. Dari 40 balita yang diperiksa, tiga di antaranya teridentifikasi berisiko stunting.

Baca Juga :  Dispar Prioritaskan Pembenahan Geyser Cisolok Demi Kenyamanan Lansia dan Disabilitas

Camat Cisolok, Zenal Abidin, menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan SSGI oleh tim pusat.

“Kegiatan ini sebagai persiapan pelaksanaan SSGI yang akan dilaksanakan bulan depan,” ujarnya.

Sosialisasi yang dilakukan oleh Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Cisolok meliputi pendataan awal terkait balita berisiko stunting, jumlah ibu hamil, serta data ibu hamil yang jarang hadir di posyandu.

Baca Juga :  UPTD Dishub Palabuhanratu Sebar Anggota di Enam Pos Pengamanan Lebaran

Selain itu, berbagai layanan seperti pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) untuk posyandu atau majelis, sertifikat halal, serta penanaman sayuran dan tanaman obat keluarga di pekarangan rumah juga disosialisasikan.

Sekretaris Kecamatan Cisolok, Okih Fazri Assidiq, menambahkan bahwa dua desa di Kecamatan Cisolok, yakni Desa Cisolok dan Desa Sirnarasa, akan menjadi lokus survei SSGI.

Baca Juga :  Pemdes Cikelat Salurkan Bantuan Beras 10 Kg untuk 776 KPM

“Hari ini, tim sudah memaksimalkan upaya pemberian makanan bergizi tambahan serta sosialisasi pencegahan stunting,” jelasnya.

Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kecamatan Cisolok berharap langkah-langkah pencegahan dapat terlaksana dengan tepat, sehingga percepatan penurunan angka stunting di wilayah tersebut dapat tercapai.***

 

 

Berita Terkait

Dukung Ekonomi Rakyat, Presiden Prabowo Salurkan 100 Becak Listrik ke Kabupaten Sukabumi
Bupati Sukabumi Pantau Pelayanan KB MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi, 168 Akseptor Ikuti Program
Bupati Sukabumi Monitoring Layanan KB Mantap, Pastikan Pelayanan Sesuai Prosedur
Wabup Andreas Dampingi Wamen Kemendukbangga/BKKBN Tinjau Kolaborasi Penanganan Stunting di Kadudampit
Wamen BKKBN Kunjungi Sukabumi, Wabup Andreas Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Tekan Stunting
Wamen Kemendukbangga/BKKBN RI Isyana Bagoes Oka Tinjau Kolaborasi Penanganan Stunting di Sukabumi
Becak Listrik Bantuan Prabowo Segera Mengaspal di Sukabumi, Pemkab Matangkan Persiapan
Bupati Terima Aset Rampasan KPK: Harus Jadi Nilai Tambah bagi Pembangunan Sukabumi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Presiden Prabowo Salurkan 100 Becak Listrik ke Kabupaten Sukabumi

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Bupati Sukabumi Pantau Pelayanan KB MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi, 168 Akseptor Ikuti Program

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Bupati Sukabumi Monitoring Layanan KB Mantap, Pastikan Pelayanan Sesuai Prosedur

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Wabup Andreas Dampingi Wamen Kemendukbangga/BKKBN Tinjau Kolaborasi Penanganan Stunting di Kadudampit

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Wamen BKKBN Kunjungi Sukabumi, Wabup Andreas Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Tekan Stunting

Berita Terbaru