Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Minta Penyelidikan Tuntas atas Kematian TKW di Suriah

- Admin

Jumat, 4 Oktober 2024 - 16:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Minta Penyelidikan Tuntas atas Kematian TKW di Suriah

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Minta Penyelidikan Tuntas atas Kematian TKW di Suriah

GELIATMEDIA.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar, mendesak adanya penyelidikan menyeluruh terkait meninggalnya Sri Erni Juniarti, seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Cikakak, Sukabumi, yang bekerja di Suriah. Budi Azhar mengungkapkan rasa duka mendalam dan menyampaikan perhatian serius terhadap kasus ini, terutama karena ada dugaan kuat bahwa korban mengalami kekerasan sebelum meninggal.

Baca Juga :  Panwaslu Kecamatan Sukaraja Bersama Satpol PP dan TNI/Polri Tertibkan APK di Masa Tenang Pilkada 2024

“Atas nama pemerintah Kabupaten Sukabumi dan DPRD, kami mengucapkan duka yang mendalam atas meninggalnya saudari Sri Erni. Ini menjadi perhatian serius bagi kami, terutama terkait dugaan kekerasan yang dialaminya,” ujar Budi Azhar dalam pernyataannya pada Rabu (2/10/2024).

Budi Azhar meminta agar Kementerian Luar Negeri serta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Suriah segera bergerak untuk melakukan investigasi guna mengungkap penyebab kematian Sri Erni. Ia menegaskan bahwa apabila ada indikasi kekerasan, pihak berwenang harus segera mengambil tindakan tegas demi keadilan bagi korban.

Baca Juga :  Diskan Hadiri Penanaman Jagung Serentak 1 Juta Hektare di Kecamatan Caringin

“Kami mendorong agar hak-hak korban dan keluarganya terpenuhi. Jika terbukti adanya kekerasan dari pihak majikan, kami menuntut tindakan tegas sesuai hukum,” lanjut Budi.

Lebih jauh, Budi juga mengimbau pemerintah untuk memperketat pengawasan terhadap tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di luar negeri, khususnya mereka yang berasal dari daerah-daerah seperti Sukabumi. Ia menekankan pentingnya perlindungan yang lebih baik bagi para pekerja migran.

Baca Juga :  KH. E Fatahillah Kembali Pimpin MUI Kabupaten Sukabumi Periode 2026-2031

“Perlindungan TKI di luar negeri harus menjadi prioritas. Pemerintah perlu memastikan pengawasan yang lebih ketat untuk mencegah terulangnya kejadian serupa,” tegasnya.***

 

Berita Terkait

Bupati Sukabumi Pantau Pelayanan KB MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi, 168 Akseptor Ikuti Program
Bupati Sukabumi Monitoring Layanan KB Mantap, Pastikan Pelayanan Sesuai Prosedur
Wamen BKKBN Kunjungi Sukabumi, Wabup Andreas Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Tekan Stunting
Becak Listrik Bantuan Prabowo Segera Mengaspal di Sukabumi, Pemkab Matangkan Persiapan
Bupati Terima Aset Rampasan KPK: Harus Jadi Nilai Tambah bagi Pembangunan Sukabumi
Hj Rina Rosmaniar Japar Lantik 27 Ketua TP PKK Kecamatan di Kabupaten Sukabumi
Bupati Sukabumi Jawab Pandangan Fraksi DPRD Terkait Raperda APBD 2027
Soal Bantuan BPJS, Sekda Sukabumi: Data Pemkab dan BPJS Harus Disinkronkan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Bupati Sukabumi Pantau Pelayanan KB MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi, 168 Akseptor Ikuti Program

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Bupati Sukabumi Monitoring Layanan KB Mantap, Pastikan Pelayanan Sesuai Prosedur

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Wamen BKKBN Kunjungi Sukabumi, Wabup Andreas Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Tekan Stunting

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:13 WIB

Becak Listrik Bantuan Prabowo Segera Mengaspal di Sukabumi, Pemkab Matangkan Persiapan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Bupati Terima Aset Rampasan KPK: Harus Jadi Nilai Tambah bagi Pembangunan Sukabumi

Berita Terbaru