Karamat Coffee Punya Potensi Besar, Distan Sukabumi Perkuat Kualitas dan Pasar

- Admin

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Potensi kopi Desa Gunungkaramat, Kabupaten Sukabumi,

Potensi kopi Desa Gunungkaramat, Kabupaten Sukabumi,

GELIATMEDIA.COM – Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi terus mendorong pengembangan potensi komoditas kopi di Desa Gunungkaramat. Wilayah tersebut dinilai memiliki potensi perkebunan kopi yang cukup menjanjikan dengan tiga varietas yang dikembangkan, yakni robusta, arabika, dan liberika.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, H. Aep Majmudin, mengatakan pengembangan kopi Gunungkaramat menjadi salah satu potensi yang terus didorong melalui peningkatan produksi, kualitas, hingga kemampuan kelompok tani dalam mengolah hasil panen.

“Potensi di Desa Gunungkaramat sangat menjanjikan. Ada tiga varietas kopi yang ada di Gunungkaramat, yaitu robusta sekitar 20 hektare, arabika 100 hektare dan liberika sekitar 5 hektare,” ujarnya.

Menurutnya, Dinas Pertanian telah memberikan sejumlah fasilitasi untuk mendukung pengembangan kopi, khususnya bagi kelompok tani kopi Gunungkaramat.

Baca Juga :  Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi Dukung Penuh Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II 2025

Fasilitasi tersebut di antaranya berupa bibit kopi arabika serta sejumlah peralatan pascapanen seperti pulper, huller, roasting dan UV dryer. Selain itu, dukungan juga diberikan dalam bentuk gudang serta kendaraan roda tiga untuk menunjang aktivitas kelompok tani.

Tak hanya sarana dan prasarana, Dinas Pertanian juga mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia kelompok tani melalui kegiatan studi banding dan keikutsertaan dalam berbagai pameran.

Upaya tersebut dilakukan sekaligus untuk memperkenalkan produk kopi Gunungkaramat yang dipasarkan dengan nama Karamat Coffee.

Aep menyebutkan, salah satu kendala yang masih dihadapi kelompok tani adalah keterbatasan peralatan pascapanen yang lebih modern. Kelompok tani membutuhkan teknologi pengolahan kopi yang mampu mendukung peningkatan kualitas dan cita rasa sehingga produk dapat semakin kompetitif.

Baca Juga :  Semangat Kemerdekaan Menggelora, Ratusan Pegawai Setda Sukabumi Ikuti Lomba Tradisional

“Yang menjadi kendala sekarang alat pascapanen yang kurang modern. Kelompok tani menginginkan alat-alat kopi yang modern untuk bisa bersaing dari sisi kualitas dan rasa kopinya. Dinas terus mengupayakan bantuan alat-alat yang berkualitas,” jelasnya.

Di sisi lain, Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi juga membuka peluang kerja sama dengan sejumlah pihak di luar negeri. Koordinasi dilakukan dengan pihak dari Yunani, China, dan Belanda, khususnya melalui jaringan kafe yang berada di negara tersebut.

Menurut Aep, kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan kualitas produk kopi Gunungkaramat.

Baca Juga :  Dinas Pertanian Perkuat Sinergi dengan Bappenas untuk Mendukung Pembangunan Pertanian Berkelanjutan

“Untuk pengembangan pasar, kami membantu kerja sama dan koordinasi dengan Yunani, China dan Belanda melalui kafe-kafe mereka,” katanya.

Bahkan, pihak Yunani telah memberikan dukungan berupa alat penyortir kopi yang digunakan untuk membantu memastikan kualitas biji kopi yang dihasilkan.

Adanya potensi permintaan pasar juga menjadi peluang bagi kelompok tani untuk meningkatkan produksi. Kebutuhan perorangan disebut mencapai sekitar satu ton per tahun dalam bentuk berasan kopi.

Dinas Pertanian berharap dukungan sarana, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, teknologi pascapanen serta perluasan jaringan pasar dapat semakin memperkuat posisi Karamat Coffee sebagai produk kopi unggulan dari Kabupaten Sukabumi.***

 

 

 

(Red)

 

 

Berita Terkait

Buaya Ditemukan di Rumah Warga Tegallega, Petugas Damkarmat Berhasil Evakuasi
Kadis Perikanan Sukabumi Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Palabuhanratu
DPMD Sukabumi Terhenti di Semifinal, Tina: Yang Penting Kebersamaan dan Silaturahmi
Distan Kabupaten Sukabumi Dorong Investasi Pertanian yang Libatkan Petani dan UMKM Lokal
Dishub Sukabumi Tunjukkan Disiplin dan Kekompakan di Upacara Hari Kesaktian Pancasila
Barisan Satpol PP Sukabumi Tegap, Deni Yudono Berjas Ikuti Khidmatnya Upacara
Seragam Biru dan Sikap Sempurna, Beginilah Khidmatnya Damkarmat Sukabumi di Hari Pancasila
Hari Kesaktian Pancasila, Denis Eriska Ajak Jajaran Perkuat Persatuan dan Kebersamaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Buaya Ditemukan di Rumah Warga Tegallega, Petugas Damkarmat Berhasil Evakuasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Karamat Coffee Punya Potensi Besar, Distan Sukabumi Perkuat Kualitas dan Pasar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:42 WIB

DPMD Sukabumi Terhenti di Semifinal, Tina: Yang Penting Kebersamaan dan Silaturahmi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Distan Kabupaten Sukabumi Dorong Investasi Pertanian yang Libatkan Petani dan UMKM Lokal

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Dishub Sukabumi Tunjukkan Disiplin dan Kekompakan di Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Berita Terbaru

error: Content is protected !!