Pemkab Sukabumi Percepat Pemulihan 39 Kecamatan Terdampak Bencana

- Admin

Senin, 23 Desember 2024 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Sukabumi Percepat Pemulihan 39 Kecamatan Terdampak Bencana

Pemkab Sukabumi Percepat Pemulihan 39 Kecamatan Terdampak Bencana

GELIATMEDIA.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berupaya mempercepat pemulihan di 39 kecamatan yang terdampak bencana awal Desember lalu. Kerusakan meluas, mencakup infrastruktur hingga ribuan rumah warga.

Untuk menangani hal tersebut, Pemkab Sukabumi menggandeng berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, mahasiswa, serta lembaga sosial. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) pendataan rumah dan infrastruktur rusak.

Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, di Pendopo Sukabumi, diikuti 120 peserta yang akan membentuk satuan tugas (satgas) percepatan pendataan.

Baca Juga :  Pemkab Sukabumi Gelar Rapat, Paparan Utama Dibacakan Kepala Bappelitbangda, Penajaman Prioritas Pembangun RPJMD 2025-2029

“Dalam percepatan ini, satgas dibentuk untuk mendata infrastruktur rusak di 39 kecamatan,” ujar Sekda.

Berdasarkan data terbaru, terdapat 3.482 rumah rusak berat, 2.066 rusak sedang, dan 4.047 rusak ringan yang tersebar di wilayah tersebut.

Para peserta Bimtek akan mendapatkan pembekalan teknis dari BNPB terkait cara pendataan kerusakan rumah berdasarkan kategori berat, sedang, dan ringan.

Baca Juga :  Kepala Dinas Pertanian Hadiri Paripurna DPRD Sukabumi Bahas LKPJ Bupati 2025

“Hal ini penting untuk menghasilkan data yang akurat dalam proses pemulihan,” tambahnya.

Di sisi lain, bantuan sosial terus berdatangan untuk mendukung penanganan bencana. Pemkab Sukabumi menerima berbagai bantuan dari DT Peduli dan BPKH, termasuk toilet portabel, perlengkapan sekolah, genset, dan kebutuhan lainnya.

“Atas nama pemerintah dan pribadi, kami mengucapkan terima kasih atas bantuan ini. Bantuan ini sangat penting dalam pelaksanaan kebencanaan,” kata Sekda.

Baca Juga :  Jembatan Cicareh Terputus Akibat Banjir, LPI Desak Pemkab Sukabumi Bertindak Cepat

Saat ini, dari 39 kecamatan terdampak, hanya tiga kecamatan yang masih berstatus tanggap darurat bencana, sementara selebihnya telah memasuki masa transisi.

“Diharapkan, evaluasi besok bisa membawa ketiga kecamatan ini masuk ke tahap transisi. Kami optimis pemulihan di Kabupaten Sukabumi dapat segera tuntas,” tutupnya.***

 

Follow WhatsApp Channel geliatmedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dialog Bersama Warga, Hamzah Gurnita Tampung Beragam Usulan Pembangunan Daerah
Dinas Pertanian Perkuat Sinergi dengan Bappenas untuk Mendukung Pembangunan Pertanian Berkelanjutan
Dinas Perikanan Dukung kolaborasi Perguruan Tinggi Untuk Perkuat Pembangunan Berbasis Inovasi
Reses di Palabuhanratu dan Cikakak, Mansurudin Serap Aspirasi Infrastruktur dan Pengembangan Pariwisata
Bapperida Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi Melalui Audiensi Bersama LLDIKTI Wilayah IV
DPMD Kabupaten Sukabumi Dukung Penguatan Desa Inovatif Melalui Forum BRIN Goes to Villages
Kepala Baperida Kabupaten Sukabumi Hadiri BRIN Goes to Villages, Perkuat Pembangunan Desa Berbasis Inovasi
Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan Jaring Aspirasi Warga Warungkiara

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:11 WIB

Dialog Bersama Warga, Hamzah Gurnita Tampung Beragam Usulan Pembangunan Daerah

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:46 WIB

Dinas Pertanian Perkuat Sinergi dengan Bappenas untuk Mendukung Pembangunan Pertanian Berkelanjutan

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:05 WIB

Dinas Perikanan Dukung kolaborasi Perguruan Tinggi Untuk Perkuat Pembangunan Berbasis Inovasi

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:57 WIB

Reses di Palabuhanratu dan Cikakak, Mansurudin Serap Aspirasi Infrastruktur dan Pengembangan Pariwisata

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:44 WIB

Bapperida Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi Melalui Audiensi Bersama LLDIKTI Wilayah IV

Berita Terbaru

error: Content is protected !!