Bencana Longsor dan Banjir Bandang Rusak Jalur Menuju Geopark Ciletuh, Pemulihan Pariwisata Dikebut

- Admin

Minggu, 8 Desember 2024 - 14:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Bencana Longsor dan Banjir Bandang Rusak Jalur Menuju Geopark Ciletuh, Pemulihan Pariwisata Dikebut

Bencana Longsor dan Banjir Bandang Rusak Jalur Menuju Geopark Ciletuh, Pemulihan Pariwisata Dikebut

GELIATMEDIA.COM – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi tengah bekerja keras memulihkan sektor pariwisata pasca-bencana longsor dan banjir bandang yang melanda kawasan Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp).

Bencana tersebut mengakibatkan kerusakan parah di beberapa jalur utama seperti Loji, Jampang Kulon, Simpenan, dan Kiara Dua.

“Jalur menuju CPUGGp saat ini masih tertutup. BPBD bersama instansi terkait sedang melakukan upaya evakuasi dan perbaikan,” ujar Sendi Apriadi, Sabtu (7/12/2024).

Baca Juga :  Disbudpora Kabupaten Sukabumi Hadiri Rapat Paripurna DPRD Bahas APBD 2024 dan 2025 Bersama Bupati

Namun demikian, Sendi memastikan bahwa kawasan wisata Palabuhanratu tetap dapat dikunjungi oleh wisatawan.

“Kami mengimbau wisatawan untuk menghindari jalur terdampak dan tetap memperhatikan informasi terkini,” tambahnya.

Menjelang liburan Tahun Baru 2025, Dispar Sukabumi merancang sejumlah langkah strategis untuk mempercepat pemulihan sektor pariwisata.

Baca Juga :  Kepala DPMD Kabupaten Sukabumi Apresiasi Peran Pers dalam Pembangunan Desa

Pemulihan CPUGGp menjadi prioritas utama, disertai rencana pelaksanaan enam event unggulan, seperti Ciletuh Geopark Festival (CGF), Tegalbuleud Festival, Kadudampit Aku dan Bambu, serta kegiatan tradisional Bebegig di Waluran.

Namun, kerusakan infrastruktur memaksa penundaan Ciletuh Geopark Festival hingga akses kembali normal.

“Kami akan menyesuaikan jadwal CGF ke waktu yang lebih kondusif,” jelas Sendi.

Baca Juga :  Sinergi DPRD dan Baperida, Perda TJS PKBL Diperkuat untuk Sukabumi Mubarokah

Selain itu, apresiasi diberikan kepada pelaku usaha wisata, termasuk pengelola hotel, restoran, dan tim Balawista, yang turut membantu evakuasi wisatawan dan warga terdampak bencana.

“Kawasan wisata Palabuhanratu secara umum masih aman. Namun, kami meminta wisatawan untuk berhati-hati dan menghindari jalur menuju CPUGGp hingga ada pemberitahuan lebih lanjut,” pungkas Sendi.***

 

 

 

Berita Terkait

Surfing Internasional Ramaikan Cimaja, Pemkab Sukabumi Ingin Potensi Wisata Makin Mendunia
Bukan Sekadar Kibarkan Bendera, Asep Japar Bekali Paskibraka Nilai Pengabdian
Polres Sukabumi Gelar Apel Kebangsaan, TNI-Polri dan Masyarakat Bersatu Jaga Keamanan
Poskeswan Dinas Peternakan Sukalarang Lakukan Pengobatan dan Monitoring Ternak
RSUD Sekarwangi Naik Kelas, Baperida Sukabumi Dukung Penguatan Layanan Berteknologi Tinggi
DPMD Sukabumi Tak Mau Gegabah, Pemberhentian Kades Tamanjaya Tunggu Kepastian Hukum
Jangan Tunggu Gejolak! DPRD Sukabumi Desak Pemda Segera Sikapi Kasus Kades Tamanjaya
Pariwisata Diperkuat, DPMD Sukabumi Dorong Manfaat Ekonomi Sampai ke Masyarakat Desa

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:30 WIB

Surfing Internasional Ramaikan Cimaja, Pemkab Sukabumi Ingin Potensi Wisata Makin Mendunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:01 WIB

Bukan Sekadar Kibarkan Bendera, Asep Japar Bekali Paskibraka Nilai Pengabdian

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 05:48 WIB

Polres Sukabumi Gelar Apel Kebangsaan, TNI-Polri dan Masyarakat Bersatu Jaga Keamanan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:05 WIB

Poskeswan Dinas Peternakan Sukalarang Lakukan Pengobatan dan Monitoring Ternak

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:36 WIB

RSUD Sekarwangi Naik Kelas, Baperida Sukabumi Dukung Penguatan Layanan Berteknologi Tinggi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!